Rekrutmen PT KAI Daop 7 Madiun, Peserta Diimbau Waspada Modus Penipuan

Rekrutmen PT KAI Daop 7 Madiun, Peserta Diimbau Waspada Modus Penipuan
Para peserta rekrutmen PT KAI ketika menjalani rangkaian tes. (aziz)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali membuka peluang bagi masyarakat untuk berkarier melalui proses rekrutmen pegawai. KAI Daop 7 Madiun mengingatkan para pencari kerja agar mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan proses penerimaan pegawai.

KAI menegaskan, seluruh tahapan rekrutmen dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berdasarkan kompetensi. Karena itu, masyarakat diminta memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari kanal resmi perusahaan.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, informasi mengenai lowongan kerja KAI hanya disampaikan melalui situs resmi perusahaan, yakni karier.kai.id.

Pendaftaran juga dilakukan secara mandiri oleh peserta melalui portal tersebut. KAI tidak menerima berkas lamaran fisik yang dikirim melalui pos maupun melalui instansi lain di luar ketentuan yang tercantum pada situs resmi.

Baca juga : Disdik Kabupaten Kediri Segera Uji Coba Sekolah Lima Hari, Siapkan Layanan Mengaji

Dalam prosesnya, peserta akan menjalani sejumlah tahapan seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, wawancara, tes kesehatan akhir hingga pendidikan dan pelatihan (diklat).

Hasil dari setiap tahapan seleksi juga diumumkan melalui akun masing-masing peserta di situs resmi rekrutmen KAI.

Tohari mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan peserta menjadi pegawai KAI dengan imbalan tertentu.

Sebab, seluruh proses rekrutmen KAI tidak dipungut biaya. Peserta tidak diwajibkan membayar uang muka, biaya administrasi maupun biaya penggantian akomodasi dan transportasi kepada pihak penyelenggara rekrutmen.

Penawaran yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang, fasilitas maupun hadiah tertentu patut dicurigai sebagai modus penipuan.

Selain itu, peserta juga diminta berhati-hati terhadap modus yang mengarahkan calon peserta untuk membeli tiket perjalanan atau memesan hotel melalui agen travel tertentu. Oknum biasanya mengklaim pembayaran tersebut merupakan bagian dari tahapan rekrutmen KAI.

Baca juga : FKIJK Kediri-Madiun Gelar Financial Journalist Class, Bahas Ekosistem Keuangan Digital dan Dana Pensiun

KAI mengajak masyarakat turut menyebarluaskan informasi tersebut agar para pencari kerja tidak menjadi korban penipuan.

Apabila menemukan informasi mencurigakan terkait rekrutmen KAI, masyarakat diminta melakukan konfirmasi atau melaporkannya kepada pihak KAI melalui saluran resmi.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *