Kediri, LINGKARWILIS.COM — Seekor anak ular piton ditemukan masuk ke dalam rumah warga di Desa Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Minggu (5/4). Hewan melata tersebut berhasil dievakuasi oleh tim relawan setelah melalui proses penanganan yang cukup menantang.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.15 WIB. Pemilik rumah, Ahmad, dibuat terkejut saat mendapati ular berada di dalam rumahnya, sehingga segera menghubungi relawan untuk meminta bantuan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari LPBI NU Tantular Kabupaten Kediri langsung bergerak menuju lokasi pada malam hari.
Proses evakuasi melibatkan sejumlah relawan, di antaranya Ali dan Yahya. Mereka menghadapi kendala karena posisi ular berada di area yang sulit dijangkau di dalam rumah.
Baca juga : Tingkatkan Daya Saing Lulusan, MAN 2 Kota Kediri Perkuat Hard Skill, Soft Skill, dan Life Skill
Salah satu relawan, Yahya, menyampaikan bahwa evakuasi membutuhkan kehati-hatian ekstra agar tidak membahayakan penghuni rumah maupun petugas.
“Posisi ular cukup sulit dijangkau, sehingga proses evakuasi berlangsung cukup lama,” ujarnya.
Hal senada disampaikan relawan lainnya, Kang Muin, yang menyebut proses evakuasi memakan waktu lebih dari satu jam hingga ular berhasil diamankan sekitar pukul 05.00 WIB.
“Alhamdulillah ular berhasil kami evakuasi dalam kondisi aman,” tambahnya.
Baca juga : Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Mas Dhito Gelar Tasyakuran dan Santunan sebagai Ajang Silaturahmi
Setelah berhasil diamankan, ular piton tersebut kemudian dibawa petugas untuk dilepasliarkan kembali ke habitat yang lebih aman dan jauh dari permukiman warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.***
Reporter : Ely Burhan
Editor : Hadiyin





