Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 1.248 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari empat kelurahan di Kabupaten Nganjuk resmi menerima pencairan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Masyarakat Tahun 2025. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi atau Kang Marhaen.
Ribuan penerima itu berasal dari Kelurahan Begadung (332 KPM), Mangundikaran (288 KPM), Kartoharjo (321 KPM), dan Jatirejo (307 KPM). Proses penyaluran turut disaksikan Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Nganjuk dan Eksekutif Manager PT Pos Indonesia selaku mitra distribusi.
Bupati Marhaen menegaskan bahwa setiap KPM mendapatkan total bantuan sebesar Rp 900 ribu, merupakan akumulasi Rp300 ribu per bulan untuk periode tiga bulan.
Program penyaluran BLTS telah berjalan sejak 21 Oktober dan ditargetkan rampung pada akhir November 2025. Penyerahan simbolis dilakukan di Pendopo KRT Sosrokoesoemo pada Kamis (27/11/2025).
Ia kembali menekankan bahwa bantuan wajib diterima penuh oleh penerima, tanpa potongan apa pun.
Baca juga : PLN UP3 Kediri Tingkatkan Keamanan Jaringan dengan Pemasangan Kabel Berisolasi di Desa Janti
“BLTS ini harus diterima dalam bentuk tunai dan tidak boleh dipotong, sesuai aturan pemerintah pusat,” tegas Marhaen, Minggu (30/11/2025).
Lebih jauh, Bupati menjelaskan bahwa berbagai program perlindungan sosial seperti BLTS dan PKH adalah komitmen pemerintah untuk hadir membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Ia meminta jajaran kecamatan hingga operator desa untuk rutin memperbarui data agar pendistribusian bantuan tepat sasaran.
Selain aspek ekonomi, Kang Marhaen juga mengimbau warga memanfaatkan layanan kesehatan tanpa ragu.
“Kalau sakit sedikit, segera periksa. Jangan takut. Pemerintah ada untuk membantu. Target saya jelas: warga Nganjuk harus sehat,” ujarnya.
Ia turut mengajak masyarakat untuk bersyukur dan, bila ekonominya sudah stabil, bersedia memberikan kesempatan kepada warga lain yang lebih membutuhkan.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin


