Kediri, LINGKARWILIS.COM β Sebanyak 171 peserta ambil bagian dalam Lomba Lukis Bulan Bung Karno 2026 yang diselenggarakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri. Peserta berasal dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum, termasuk sejumlah perupa dari luar Jawa Timur.
Berdasarkan data panitia, kategori pelajar SMP diikuti 85 peserta, kategori pelajar SMA sebanyak 24 peserta, sedangkan kategori umum diikuti 62 peserta.
Selain diikuti peserta dari Kota dan Kabupaten Kediri serta berbagai daerah di Jawa Timur, ajang tersebut juga menarik minat peserta dari sejumlah kota lain di Indonesia, di antaranya Jakarta, Pekalongan, dan Pati.
Mengusung tema “Melukis Wajah Putra Sang Fajar”, seluruh peserta ditantang menuangkan kreativitas melalui karya yang menggambarkan sosok Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Ketua Panitia Bulan Bung Karno DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Adi Suwignyo, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti perlombaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengenalkan sosok Bung Karno kepada generasi muda melalui media seni.
Baca juga :Β Jumat Berkah, Polsek Kediri Kota Ajak Pengemudi Ojol dan Tukang Becak Sarapan Bersama Sambil Sosialisasikan Kamtibmas
“Kami ingin mengajak generasi muda mengenal lebih dekat Bung Karno sebagai proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia melalui karya seni lukis bertema Putra Sang Fajar,” ujarnya.
Salah seorang peserta asal Jakarta, Quen, mengaku tertarik mengikuti perlombaan karena mengagumi semangat perjuangan Bung Karno. Pelukis muda yang telah menekuni dunia seni sejak duduk di bangku sekolah dasar itu mengaku sering mengikuti berbagai kompetisi seni lukis di berbagai daerah.
“Saya memang menyukai dunia lukis. Ketika mengetahui ada lomba Bulan Bung Karno ini, saya langsung tertarik untuk ikut. Semoga generasi muda dapat meneladani semangat perjuangan para pahlawan, khususnya Bung Karno,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan pelukis senior asal Purwoasri, Kediri, Ari. Menurutnya, penyelenggaraan lomba tersebut menjadi wadah positif untuk menumbuhkan semangat berkarya sekaligus melahirkan bibit-bibit pelukis muda yang memiliki potensi besar.
Baca juga :Β Libur Sekolah, Museum Sri Aji Joyoboyo Kediri Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan
Ari yang dikenal sebagai pelukis beraliran realistik naturalis itu selama ini aktif mengelola sanggar lukis dan kerap menggelar pameran tunggal di berbagai daerah. Ia juga beberapa kali berkolaborasi dengan pelukis nasional asal Ringinrejo, Ruslan, dengan karya yang memiliki nilai jual hingga jutaan rupiah.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini karena mampu membangkitkan semangat generasi muda untuk menghasilkan karya-karya berkualitas. Saya optimistis dari ajang seperti ini akan lahir pelukis-pelukis muda berbakat yang mampu berkembang di masa depan,” ungkapnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





