Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kota Kediri siap mengirimkan 35 peserta untuk mengikuti lomba seni dan olahraga dalam agenda Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan di Mojokerto.
Keberangkatan para peserta dilepas secara simbolis di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Jumat (27/9/2024), melibatkan Disbudparpora dan Dinas Pendidikan Kota Kediri.
Haji Imam Maksum, Ketua Kafilah dan Panitia Persiapan Kota Kediri, menyatakan bahwa para peserta akan bertanding dalam 15 cabang lomba di bidang seni dan olahraga.
Cabang seni yang diikuti antara lain Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), qiroah, serta membaca dan menulis Al-Quran.
Untuk cabang olahraga, peserta akan bertanding dalam lari, tenis meja, bulu tangkis, dan catur.
“Total keseluruhan peserta ada 35 orang,” jelas Imam Maksum.
Baca juga : Bawaslu Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Panwascam se-Kabupaten Kediri untuk Pemilu 2024
Dua atlet catur, Fahmi dan Kenya, yang mewakili Kota Kediri, juga mengonfirmasi kepada Lingkarwilis.com kesiapan mereka untuk memberikan yang terbaik dalam kompetisi ini.
Pelepasan kafilah atau peserta Porsadin dibuka oleh Gus Iing dan Gus Melvin dari Pondok Al-Makhrusiyah Lirboyo.
Dalam sambutannya, Gus Iing memberikan motivasi dan doa, berharap para peserta bertanding dengan penuh semangat dan membawa hasil yang membanggakan.
Imam Maksum juga menyampaikan harapannya agar peserta bisa mengharumkan nama Kota Kediri serta lembaga pendidikan, baik pondok pesantren maupun non-pesantren, di tingkat nasional.
Baca juga : Penangkapan Ular Piton Besar yang Memangsa Tiga Ekor Ayam di Kalipang, Grogol, Kediri
“Alhamdulillah, semoga kita bisa membawa nama harum Kota Kediri dan mempromosikan madrasah serta lembaga pendidikan lainnya,” tambahnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, acara ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan mempromosikan seni serta budaya Islam di tingkat nasional.
Keberangkatan ke Mojokerto menjadi langkah awal sebelum berlanjut ke kompetisi tingkat nasional di Lampung.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin





