Jakarta, LINGKARWILIS.COM – Musyawarah Nasional (Munas) VII Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) yang berlangsung di Hotel Sahid, Jakarta, pada 21-23 Februari 2025, resmi menetapkan Fathan Subchi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar IKA PMII periode 2025-2030.
Meskipun sempat diwarnai ketegangan dan insiden kericuhan, forum tetap berjalan hingga menghasilkan keputusan final pada Sabtu (23/2/2025).
Acara ini dibuka oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, serta dihadiri oleh 34 Pengurus Wilayah (PW) dan 269 Pengurus Cabang (PC) IKA PMII dari seluruh Indonesia.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, di antaranya Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, Ketua IKA PMII Ahmad Muqowam, serta sejumlah alumni PMII lainnya.
Baca juga : Soto Ayam Pak Jaenal, Kuliner Klasik Kediri yang Tetap Eksis di Tengah Perkembangan dan Tren Kuliner
Pelaksanaan Munas VII sempat diwarnai ketegangan, yang menurut perwakilan peserta dari Jawa Timur, Dr. Taufik Al Amin, dipicu oleh keputusan sepihak Ketua Umum IKA PMII saat itu, Ahmad Muqowam.
“Kericuhan terjadi ketika forum tengah menertibkan peserta agar menempati kursi yang telah disediakan. Namun, saat mayoritas peserta sudah berada di tempatnya, Ahmad Muqowam tiba-tiba naik mimbar dan mengumumkan bahwa forum harus dihentikan tanpa penjelasan lebih lanjut. Tak lama setelah itu, lampu di ruang sidang dipadamkan,” ungkap Taufik.
Situasi ini justru memicu reaksi dari sebagian besar peserta Munas yang menghendaki proses pemilihan tetap dilanjutkan hingga selesai. Perwakilan dari berbagai pengurus wilayah, didampingi Sekjen PB IKA PMII Hanif Dhakiri serta beberapa pengurus besar lainnya, kemudian mengambil langkah untuk melanjutkan sidang.
Baca juga : Terekam CCTV, Wanita Asal Blitar Curi Uang di Toko dan Berujung Dilaporkan ke Polisi
Proses berlanjut hingga tahap pendemisioneran kepengurusan lama dan pemilihan Ketua Umum, yang akhirnya menetapkan Fathan Subchi sebagai pemimpin baru PB IKA PMII periode 2025-2030. Setelah itu, forum juga memilih lima orang formatur yang bertugas menyusun struktur kepengurusan baru.
Dr. Taufik menegaskan bahwa seluruh proses yang terjadi dalam Munas VII IKA PMII sudah berjalan sesuai dengan tata tertib dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Oleh karena itu, hasil yang telah diputuskan bersifat final dan tidak perlu diperdebatkan lagi.
“Semua pihak harus menerima hasil Munas ini dengan lapang dada dan bersama-sama membangun IKA PMII ke depan,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya Munas VII, IKA PMII kini memiliki kepemimpinan baru di bawah Fathan Subchi yang diharapkan dapat membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin


