Daerah  

Sungai Klampok di Pasar Singosari Segera Dinormalisasi, Cor Beton Bakal Dibongkar

MALANG, LINGKARWILIS.COM – Aliran Sungai Klampok di kawasan Pasar Singosari, Kabupaten Malang, segera dinormalisasi setelah mengalami pendangkalan yang mengganggu aliran irigasi menuju lahan pertanian. Pembongkaran cor beton yang menutup bagian atas saluran disiapkan agar alat berat bisa masuk dan melakukan pengerukan.

Kesiapan normalisasi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Camat Singosari. Pertemuan dihadiri perwakilan dinas teknis, pengelola parkir, serta Gapoktan.

Dalam rapat tersebut dipastikan alat berat atau bego dapat masuk ke lokasi. Namun, sejumlah bagian di depan saluran yang berpotensi menghambat pergerakan alat berat harus lebih dulu digeser atau dikosongkan.

Penataan itu diperlukan agar alat berat dapat melakukan pembongkaran, pengerukan, sekaligus mengangkat material dari dalam saluran tanpa terhalang bangunan maupun fasilitas di sekitar lokasi.

“Yang penting ini betul-betul sudah siap (kanopi digeser-red). Alat-alat baru bisa masuk,” kata Camat Singosari dalam rapat koordinasi.

Baca Juga: Kapolres Kediri Hadiri Pemakaman Korban KM Virgo Transport 8 di Puncu

Dinas Sumber Daya Air (SDA) akan menjadi pelaksana teknis normalisasi. Setelah kesiapan lokasi dilaporkan dan dikoordinasikan, pekerjaan akan diagendakan. Pembahasan dalam rapat mengarah pada pelaksanaan sekitar Selasa atau Rabu.

Kepala UPPD Singosari, Edy Tri, mengatakan normalisasi diperlukan karena saluran mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Persoalan lainnya adalah sampah yang tidak hanya berasal dari kawasan pasar, tetapi juga dapat terbawa aliran air dari wilayah lain.

“Kerja sama dari semua pihak di pasar untuk menjaga kebersihan aliran sungai, diperlukan dan saling mengingatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Parkir Pasar Singosari, Aswiyantono, menyatakan mendukung proses normalisasi. Ia berharap pembersihan saluran dapat mengembalikan kelancaran aliran air sekaligus memungkinkan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut kembali berjalan.

“Intinya mendukung proses ini, air bisa mengalir, sedimentasinya sudah dibersihkan atau dikeruk, kemudian teman-teman bisa kembali bekerja,” kata Aswiyantono.

Dalam pembahasan tersebut, salah satu solusi yang diharapkan dapat diterapkan adalah mengganti cor beton dengan penutup yang bisa dibuka-tutup. Dengan begitu, saluran akan lebih mudah dibersihkan apabila kembali mengalami sedimentasi atau tersumbat.

Setelah normalisasi dilakukan, aktivitas parkir kendaraan juga diharapkan dapat kembali berjalan normal. Penanganan Sungai Klampok di kawasan Pasar Singosari ini diharapkan dapat memperlancar aliran air sekaligus tetap mendukung aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Reporter: Trias N M

Editor: Ahmad Bayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *