Tiga Bulan Terakhir, 89 Sapi di Tulungagung Terserang PMK, Mayoritas Belum Divaksin

Tiga Bulan Terakhir, 89 Sapi di Tulungagung Terserang PMK, Mayoritas Belum Divaksin
Proses penyuntikan vaksinasi PMK terhadap hewan ternak sapi di wilayah Kabupaten Tulungagung (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM — Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Tulungagung mencatat sebanyak 89 ekor sapi terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku selama tiga bulan pertama tahun 2026. Mayoritas kasus ditemukan pada ternak yang belum mendapatkan vaksinasi.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DPKH Tulungagung, drh Tutus Sumaryani, menjelaskan bahwa peningkatan kasus terjadi pada awal tahun akibat kondisi cuaca yang mendukung penyebaran virus.

“Pada awal tahun, suhu udara rendah dan kelembaban tinggi karena sering hujan, sehingga sangat ideal untuk penularan PMK,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Memasuki April 2026, pihaknya memperkirakan kasus akan menurun seiring perubahan cuaca menuju musim kemarau dengan suhu lebih tinggi yang kurang mendukung penyebaran virus.

Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan, terutama menjelang Idul Adha yang berpotensi meningkatkan lalu lintas ternak antar daerah.

Baca juga : Relawan Tantular Evakuasi Anak Ular Piton yang Masuk Rumah Warga di Kediri

“Potensi peningkatan kasus bisa terjadi melalui mobilitas ternak, sehingga pengawasan akan kami perketat,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan, DPKH terus menggencarkan vaksinasi. Pada Januari hingga Februari 2026, sebanyak 17 ribu dosis vaksin telah disuntikkan. Sementara pada April, tambahan 23 ribu dosis vaksin diterima dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Distribusi vaksin tahap kedua tersebut ditargetkan habis dalam waktu tiga bulan, dengan sasaran ternak yang belum pernah divaksin maupun yang membutuhkan vaksin lanjutan (booster).

“Total 23 ribu dosis ini kami targetkan selesai dalam tiga bulan ke depan,” imbuhnya.

Baca juga : Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Digelar Sederhana, Ini Harapan Mas Dhito untuk Kabupaten Kediri

Saat ini, populasi ternak sapi di Tulungagung tercatat sekitar 160 ribu ekor, baik sapi potong maupun sapi perah. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas kesehatan ternak melalui program vaksinasi bertahap sepanjang 2026.

“Kami akan terus mengawal kesehatan ternak melalui empat tahap vaksinasi agar penyebaran PMK dapat ditekan,” pungkasnya.***

Reporter : Sholeh Sirri

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D