Kediri, LINGKARWILIS.COM – Selama periode akhir Agustus hingga akhir September 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri mencatat nilai transaksi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di 13 lokasi mencapai total Rp 361.782.500.
Di setiap titik kegiatan, nilai transaksi bervariasi antara Rp 15 juta hingga Rp 29 juta, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga di bawah pasaran.
Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, melalui Kabid Ketersediaan, Distribusi, dan Kerawanan Pangan, Arbai, mengungkapkan salah satu lokasi dengan transaksi tertinggi adalah GPM di Kantor Camat Pagu pada Rabu (17/9/2025) dengan nilai mencapai Rp 29.003.000.
“Angka itu menunjukkan tingginya minat masyarakat membeli bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. Di setiap lokasi GPM, kami menyiapkan berbagai komoditas seperti beras SPHP sebanyak 1,7 hingga 2 ton, gula pasir 264 kilogram, minyak goreng 73 liter, bawang merah 16,5 kilogram, bawang putih 8 kilogram, cabai rawit 1 kilogram, dan telur ayam 12 kilogram,” jelas Arbai.
Baca juga : Kodim 0809 Kediri Dapat Kejutan dari Polri di Momen HUT TNI ke-80
Ia menambahkan, dalam satu kegiatan GPM jumlah pembeli bisa mencapai 300 orang, mayoritas kalangan ibu rumah tangga. Program ini terbukti membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga sembako. Dalam beberapa lokasi, stok bahan pokok yang disiapkan bahkan ludes dalam waktu dua jam.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk sinergi antara DKPP, Disdagin, Perum Bulog, PT SGN, GTT, serta UMKM Kabupaten Kediri. Tujuannya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman,” ujarnya.
Lebih lanjut Arbai menyampaikan, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah daerah akan kembali menggelar GPM sebagai langkah antisipasi kenaikan harga pangan.
Baca juga : Warga Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Gelar Cek Sound Jelang Pawai Horeg
“Secara umum stok pangan di Kabupaten Kediri masih aman, dan kegiatan GPM akan terus kami lakukan secara berkala,” tambahnya.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadityin





