KEDIRI, LINGKARWILIS.COM β Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri mencatat lonjakan volume sampah selama masa libur panjang, khususnya saat libur Suro yang berlangsung sejak Jumat (27/6) hingga Minggu (29/6).
Kawasan wisata Simpang Lima Gumul (SLG) menjadi titik yang mengalami peningkatan signifikan, dengan jumlah sampah mencapai 11 ton per hari, naik dari rata-rata harian sebelumnya sebesar 9 ton.
Kenaikan ini dipicu oleh tingginya kunjungan masyarakat yang memanfaatkan liburan untuk berwisata di kawasan ikonik tersebut. Menyikapi hal ini, DLH mengimbau pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan lingkungan.
Baca juga :Β Delapan Musim Bersama, Yusuf Meliana Tegaskan Komitmen Bertahan di Persik Kediri
Meika Dwi Nastiti Mulyaningsih, S.T., M.A.P, Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda DLH Kabupaten Kediri, menjelaskan bahwa kenaikan volume sampah selama libur Suro mencapai sekitar 20 persen, dengan sampah plastik mendominasi jenis limbah yang terkumpul.
“Jenis sampah paling banyak adalah plastik. Untuk menekan jumlahnya, kami pasang papan-papan imbauan agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Meika.
Ia menambahkan, papan peringatan tersebut tersebar di berbagai sudut area SLG. Upaya ini merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan Kabupaten Kediri Bebas Sampah, yang bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di tempat-tempat publik.
DLH juga terus mengintensifkan pengawasan dan edukasi kepada pengunjung agar dapat mewujudkan kawasan wisata yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua.***
Reporter : Bakti
Editor: Hadiyin





