KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Pemerintah Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat.
Wakil Bupati Kediri, Mariya Ulfa, turun langsung meninjau sekaligus menghadiri penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025 di Balai Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Rabu (24/12/2025).
Program tersebut menyasar sebanyak 1.119 penerima manfaat yang berasal dari buruh pabrik rokok, pekerja sektor tembakau, serta masyarakat yang terdampak secara ekonomi. Setiap penerima memperoleh bantuan tunai sebesar Rp750.000 sebagai upaya pemerintah daerah menjaga daya beli dan ketahanan ekonomi warga.
Dalam sambutannya, Wabup Mariya Ulfa menegaskan bahwa dana cukai merupakan hak masyarakat yang harus dikembalikan manfaatnya kepada rakyat.
“Dana cukai ini sejatinya milik masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh buruh rokok, petani tembakau, dan keluarganya. Terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru, bantuan ini diharapkan dapat menopang kebutuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Semen Anto Riandoko, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Arianto, Kepala Desa Sidomulyo, Kapolsek Semen AKP Bambang Heri Mujono, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, serta Babinsa setempat. Seluruh pihak memastikan penyaluran berjalan tertib dan lancar.
Camat Semen Anto Riandoko menyampaikan apresiasinya atas perhatian Pemkab Kediri terhadap warganya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh buruh rokok dan masyarakat kurang mampu di wilayahnya.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan semakin tepat sasaran,” ungkapnya.
Baca juga : Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Destinasi Wisata Kediri
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Arianto, menegaskan bahwa proses pendataan hingga penyaluran dilakukan secara ketat, transparan, dan akuntabel.
“Data penerima telah diverifikasi bersama pemerintah desa dan kecamatan. Tidak ada potongan apa pun. BLT DBHCHT ini bertujuan memperkuat jaring pengaman sosial dan menjaga stabilitas ekonomi daerah,” jelasnya.
Dari sisi pengamanan, Kapolsek Semen AKP Bambang Heri Mujono memastikan kegiatan berjalan kondusif dengan dukungan penuh aparat kepolisian bersama TNI.
“Kami pastikan penyaluran bantuan berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala. Ini bentuk dukungan agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat,” tegasnya.
Salah satu penerima manfaat, Sunarti, warga Desa Kedak, Kecamatan Semen, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu, apalagi menjelang Nataru kebutuhan meningkat. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kediri dan Ibu Wakil Bupati,” ucapnya haru.
Penyaluran BLT DBHCHT 2025 ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Kediri dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat perlindungan sosial, serta memastikan dana cukai dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin





