Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbuparpora) menggelar Exhibition Museum di Taman Sekartaji pada 29–30 Agustus 2025, mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya memperkenalkan serta melestarikan budaya dan sejarah peninggalan leluhur, khususnya kepada kalangan muda.
“Peran museum sangat penting sebagai ruang merawat sekaligus memperlihatkan peninggalan sejarah,” ungkap Vinanda.
Ia berharap kegiatan ini mampu mendorong masyarakat untuk semakin memahami sejarah bangsa, mengingat pameran tersebut tidak hanya menampilkan koleksi dari Kediri, tetapi juga dari berbagai daerah lain.
Baca juga : Ketua DPRD Kota Kediri Pastikan Tetap Bekerja Meski Kantor Hangus Terbakar
Senada dengan itu, Kepala Disbuparpora Kota Kediri, Zachrie Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukasi publik mengenai sejarah Kediri dan wilayah sekitarnya.
“Harapannya, generasi muda bisa belajar mengenai nilai arkeologis dan sejarah lokal,” ujarnya.
Exhibition Museum ini menghadirkan 8 museum, 6 komunitas seni, serta 1 kolektor seni dari Kediri Raya. Beberapa di antaranya yakni Museum Song Terus Pacitan, Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian UNAIR Surabaya, Museum Islam Indonesia KH. Hasyim Asy’ari Jombang, Museum Daerah Tulungagung, Museum Penataran Blitar, Museum Anjuk Ladang Nganjuk, Museum Sri Aji Jayabaya Kabupaten Kediri, dan Museum Airlangga Kota Kediri.
Baca juga : Bupati Kediri Hanindhito Himbau ASN Tetap Bekerja Meski 18 OPD Rusak Total
Selain itu, turut berpartisipasi enam komunitas seni, di antaranya Komunitas Pelestari Budaya Kadhiri, Tapak Jejak Kediri, Omah Panji, Perupa Kediri, Omah Suket, serta Tosan Aji Panji Kahuripan. Koleksi Tan Khoen Swie Kediri juga turut dipamerkan dalam kegiatan ini.***
Reporter : Ely Burhan
Editor : Hadiyin





