Blitar, LINGKARWILIS.COM – Penemuan jasad bayi yang terbungkus kantong plastik hitam di pekarangan warga Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, membuat warga sekitar geger. Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas pelaku yang diduga warga sekitar.
Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian tengah memeriksa sejumlah saksi, termasuk warga yang menemukan jasad dan bidan yang mungkin pernah menangani pasien hamil.
“Saat ini kami masih menyelidiki dengan memintai keterangan dari sejumlah saksi,” ujar Samsul, Jumat (27/9).
Hasil visum di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar menunjukkan bahwa bayi malang tersebut kemungkinan besar sudah meninggal saat dibuang. Bayi tersebut diduga dibuang pada dini hari, Rabu (25/9).
Baca juga : Kampanye Perdana Dua Paslon Pilbup Kediri, Ziarah dan Dialog dengan Masyarakat
Samsul menduga kemungkinan bayi sudah dalam keadaan meninggal saat dibuang, kami masih terus menyelidiki siapa pelaku pembuangan.”
Lebih lanjut, hasil pemeriksaan visum luar menunjukkan adanya luka di leher bayi, yang diduga akibat tancapan kuku. Polisi menduga bahwa luka tersebut terjadi saat proses melahirkan, di mana ibu bayi mungkin terpaksa menarik kepala bayinya, sehingga menimbulkan luka.
“Secara medis masih dipelajari, namun fokus utama kami adalah menemukan ibu atau pelaku pembuangan bayi ini,” tambah Samsul.
Penemuan jasad bayi tersebut pertama kali dilaporkan oleh Nanik Triana (42), warga setempat, saat ia sedang berada di pekarangan belakang rumah orang tuanya untuk mengambil daun pepaya.
Baca juga : Bawaslu Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Panwascam se-Kabupaten Kediri untuk Pemilu 2024
Ia awalnya tidak menggubris kantong plastik hitam yang tergeletak di tanah, namun rasa penasaran akhirnya mendorongnya untuk memeriksa isi kantong tersebut. Nanik terkejut saat mendapati jasad bayi laki-laki di dalamnya.
Penemuan ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Desa Sumberasri, yang tidak menyangka bahwa desanya akan menjadi lokasi pembuangan bayi. Warga berharap polisi segera mengungkap pelaku di balik peristiwa tragis ini.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





