KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Tim dari Warga Peduli AIDS (WPA) Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, bersama Dinas Kesehatan Kota Kediri, Puskesmas Pesantren 2, dan Redline, mengadakan kegiatan tes kesehatan dan edukasi pencegahan HIV di sejumlah rumah kos, Rabu (12/11/2025).
Ketua WPA Tosaren Wigyo menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin Dinas Kesehatan untuk memantau kesehatan masyarakat sekaligus menekan angka penularan HIV, terutama di wilayah dengan tingkat mobilitas penduduk yang tinggi.
“Kami fokus ke rumah kos karena banyak dihuni pendatang yang bekerja sementara di Kota Kediri. Kondisi ini membuat mereka lebih rentan terhadap risiko penularan HIV,” jelas Wigyo.
Selain pemeriksaan kesehatan, tim juga memberikan penyuluhan tentang cara penularan HIV, pentingnya perilaku hidup sehat, dan upaya pencegahan sejak dini.
“Kami ingin para penghuni kos memiliki pemahaman yang benar tentang HIV, sehingga bisa menjaga diri sendiri sekaligus melindungi orang lain,” tambahnya.
Sementara itu, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Lurah Tosaren Joko Prayitno, S.E., serta aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat. Lurah Tosaren Joko Prayitno, S.E., menyambut positif langkah ini dan menyatakan komitmen pemerintah kelurahan untuk terus bersinergi dengan WPA dan instansi terkait.
“Rumah kos memang perlu menjadi perhatian karena banyak dihuni oleh pendatang. Edukasi dan tes kesehatan seperti ini sangat penting agar warga Tosaren tetap sehat dan terlindungi dari HIV,” ujarnya.
Baca juga : Dhoho Night Carnival 2025, dari Kediri untuk Dunia, Usung Konsep Kreatif dan Ramah Lingkungan
Joko menegaskan, pihaknya berharap Tosaren dapat menjadi wilayah yang bebas penularan HIV melalui kolaborasi dan edukasi berkelanjutan.
“Kami ingin Tosaren menjadi contoh lingkungan yang sehat, aman, dan peduli terhadap kesehatan masyarakatnya,” pungkasnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





