Jakarta, LINGKARWILIS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, mengumumkan bahwa Kongres Luar Biasa (KLB) PWI akan diselenggarakan pada Agustus 2024 di Jakarta. Zulmansyah meminta seluruh PWI Provinsi yang memiliki hak suara untuk mempersiapkan diri menghadiri kongres tersebut.
“Panitia KLB PWI sudah ditetapkan dalam rapat bersama Dewan Penasihat dan Dewan Kehormatan. Mantan Ketua PWI DKI Jakarta, Bang Marah Sakti Siregar, yang juga Ketua Komisi Pendidikan PWI Pusat, diamanahkan sebagai Ketua Pelaksana,” kata Zulmansyah Sekedang, Senin (12/8/2024).
Sementara itu, tema KLB PWI yang diangkat adalah “Menjaga Marwah Organisasi dan Menegakkan Integritas Wartawan.
Baca juga : Hasil Persik Kediri VS Bali United, Ternyata Macan Putih Masih Gagal Patahkan Kutukan
KLB PWI ini direncanakan berlangsung selama satu hingga dua hari. Zulmansyah juga menjelaskan bahwa dengan terselenggaranya KLB PWI, tugas dan tanggung jawabnya sebagai Plt Ketua Umum PWI yang diamanahkan oleh Dewan Kehormatan akan selesai.
Menurut Surat Dewan Kehormatan PWI Pusat Nomor 53 tertanggal 16 Juli 2024, Zulmansyah diberi dua tugas utama setelah pemberhentian Hendry Ch Bangun (HCB) dari keanggotaan PWI, yaitu menggelar Rapat Pleno untuk Penunjukan Plt Ketum PWI dan menggelar KLB PWI berdasarkan ketentuan PRT PWI Pasal 10 ayat 7. Zulmansyah menegaskan bahwa KLB PWI ini sah dan konstitusional meskipun dihadiri oleh sejumlah PWI provinsi yang tidak mencapai dua pertiga dari total anggota.
Marah Sakti Siregar, Ketua Pelaksana KLB PWI, menjelaskan bahwa kepanitiaan KLB terdiri dari pengurus PWI Pusat, PWI DKI Jakarta, PWI Banten, serta beberapa wartawan senior mantan pengurus PWI Pusat.
Kongres ini akan dihadiri oleh ketua atau pengurus harian PWI provinsi sebagai peserta, serta ketua atau anggota DKP sebagai peninjau.
Marah Sakti menambahkan bahwa KLB PWI merupakan aspirasi banyak wartawan senior di Jakarta yang pernah menjadi pengurus PWI Pusat, dan juga didasarkan pada permintaan dari PWI provinsi seperti PWI Jatim, PWI Jabar, PWI Riau, dan PWI DKI Jakarta.
Dia berharap bahwa semua PWI provinsi sebagai pemilik suara dapat hadir dan mengikuti KLB PWI untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di organisasi tersebut.***
Editor: Hadiyin





