Ketua DPRD Kota Kediri Satukan Lurah dan Pengurus, Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Warga Melalui Koperasi Merah Putih

Ketua DPRD Kota Kediri Satukan Lurah dan Pengurus, Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Warga Melalui Koperasi Merah Putih
Ketua DPRD Kota Kediri Satukan Lurah dan Pengurus, Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Warga Melalui Koperasi Merah Putih (Bidu)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Ketua DPRD Kota Kediri, Dra. Firdaus, menggelar sosialisasi Koperasi Kelurahan Merah Putih se-Kota Kediri di Lotus Garden Hotel Kediri, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi pengurus koperasi bersama pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi berbasis gotong royong.

Sosialisasi tersebut dihadiri para lurah dari tiga kecamatan se-Kota Kediri sebagai bentuk dukungan pemerintah tingkat kelurahan terhadap program nasional penguatan koperasi.

Dalam sambutannya, Dra. Firdaus menegaskan bahwa Koperasi Kelurahan Merah Putih bukan sekadar program ekonomi, melainkan gerakan pemberdayaan masyarakat yang harus dikelola secara serius dan berkelanjutan.

“Melalui Koperasi Merah Putih, kita ingin membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis gotong royong. Pemerintah, pengurus, dan anggota harus berjalan bersama agar koperasi benar-benar menjadi pilar kesejahteraan warga,” tegasnya.

Baca juga : Permintaan Bunga di Kediri untuk Nyekar Meningkat, Ini Infonya

Ia juga mendorong lurah dan pengurus koperasi untuk aktif melakukan pembinaan serta pengawasan agar koperasi memiliki tata kelola yang sehat, transparan, dan profesional.

Dalam forum tersebut, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Abdullah Abu Bakar, menyampaikan bahwa koperasi kelurahan memiliki potensi besar sebagai penggerak perputaran ekonomi masyarakat. Menurutnya, koperasi dapat menjadi solusi konkret dalam memenuhi kebutuhan warga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

“Koperasi menjadi instrumen penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi warga. Sinergi antara pemerintah, pengurus, dan anggota harus dijaga agar koperasi mampu berkembang dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan koperasi tidak semata ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga kekompakan anggota serta tata kelola yang transparan. Beberapa koperasi wanita dan koperasi RW di Kota Kediri dinilai mampu bertahan bahkan berkembang karena loyalitas anggotanya, termasuk dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan hari raya.

Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan bagian dari penguatan ekonomi nasional yang didorong pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Program ini diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi mandiri berbasis masyarakat hingga tingkat kelurahan.

Baca juga : Gempar, Mayat Pria Luka-Luka Ditemukan Tengkurap di Persawahan Gurah Kediri

“Yang kecil kalau dirawat dan dikembangkan pasti akan menjadi besar. Koperasi Merah Putih harus menjadi kebanggaan masyarakat dan mampu memberi manfaat nyata,” tambah mantan Wali Kota Kediri tersebut.

Senada dengan itu, Kepala UMTK Kota Kediri, Eko Lukmono, menekankan pentingnya perencanaan usaha yang matang dan konsistensi pengelolaan koperasi. Ia menyebut partisipasi aktif anggota menjadi kunci utama keberhasilan koperasi.

“Saat ini geliat koperasi kelurahan di Kota Kediri mulai menunjukkan perkembangan positif. Sekitar 11 koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan mulai menjalankan berbagai aktivitas usaha, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok hingga persiapan bazar Ramadan dan pasar takjil,” jelasnya.

Meski demikian, kata Eko Lukmono, sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan lokasi pembangunan gerai akibat regulasi lahan pertanian berkelanjutan, permodalan, serta penyusunan rencana bisnis bagi koperasi yang baru terbentuk.

“Kami memprioritaskan penguatan kelembagaan koperasi agar mampu berjalan optimal sebelum pembangunan fisik gerai dilakukan. Harapannya, koperasi yang telah berdiri benar-benar memiliki usaha berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.***

Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *