Trenggalek, LINGKARWILIS.COM – Kebakaran melanda gudang dan dapur toko produsen oleh-oleh khas di Kabupaten Trenggalek, Selasa (17/9) sekitar pukul 14.45 WIB. Menyebabkan kerugian hingga Rp 125 juta. Selain toko yang terbakar, sebuah mobil jenis minibus juga ikut hangus dilalap api.
Mustaji, pemilik toko jajanan khas tersebut, menjelaskan bahwa kebakaran bermula dari dapur produksi. Saat kejadian, ia sedang berada di toko dan baru menyadari api telah membesar, dengan ketinggian lebih dari satu meter. Kejadian itu terjadi pada
“Saya baru sadar ada kebakaran setelah api sudah membesar,” kata Mustaji, Rabu (18/9).
Baca juga : Dewan Keamanan PBB Bahas Akses Kemanusiaan ke Jalur Gaza
Kebakaran diduga dipicu oleh tungku yang belum sepenuhnya padam setelah para pekerja meninggalkan area penggorengan sekitar pukul 13.00 WIB. Api kemudian merembet dan menghanguskan seluruh isi gudang, termasuk mesin produksi, serta sebuah mobil minibus yang mengalami kerusakan pada bagian depan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Wasis Widodo, menjelaskan bahwa pemadaman api memerlukan waktu lebih dari dua jam karena lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk di Dusun Kranding, Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan.
Sebanyak 3 unit mobil pemadam kebakaran dan 27 personil diterjunkan untuk memadamkan api, dengan menggelontorkan 22 ribu liter air. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB tanpa menimbulkan korban jiwa. Kerugian ditaksir mencapai Rp 125 juta, sementara aset senilai Rp 300 juta berhasil diselamatkan.
“masyarakat hendaknya selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau,” imbaunya.***
Reporter : Angga Prasetya
Editor : Hadiyin






