Ponorogo, LINGKARWILIS.COM β Belasan siswa kelas 6 dari SDN 1 dan 2 Karangpatihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, kini bisa tersenyum lebih lega menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang. Hal ini berkat bantuan hibah peralatan sekolah, termasuk laptop, dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kanwil Jawa Timur II bersama KPP Pratama Ponorogo.
Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-78 dan wujud kepedulian Kanwil DJP Jatim II terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Jawa Timur, terutama di sekolah-sekolah yang mengalami keterbatasan fasilitas seperti SDN 1 dan 2 Karangpatihan.
Agustin Vita Avantin, Kakanwil DJP Jawa Timur II, menjelaskan bahwa total hibah yang diberikan meliputi 8 unit laptop, 16 meja, 24 kursi, serta 1 lemari buku. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
Baca juga :Β Jangan Khawatir, Pertamina Suplai 29.000 Tabung Gas 3 Kilogram untuk Kediri
“Semua barang yang diberikan merupakan aset yang masih sangat layak digunakan untuk menunjang proses pendidikan,” ungkap Agustin Vita Avantin pada Kamis (26/9/2024).
Aksi sosial ini adalah langkah nyata dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mendukung pendidikan, terutama di daerah terpencil yang kurang memiliki fasilitas dan sarana yang memadai. DJP berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan sosial berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan.
“Harapannya, kegiatan ini bisa menginspirasi institusi lain untuk turut serta dalam pembangunan pendidikan di Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, Agustin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan setiap anak di Indonesia mendapatkan akses ke pendidikan yang layak dengan fasilitas yang memadai.
Baca juga :Β Profil Ferry Silviana Feronica, Sosok Bunda yang Akan Melanjutkan Pembangunan Kota Kediri
“Kami akan membantu semampu kami. Meskipun pembangunan gedung sekolah bukan ranah kami, kami akan menyampaikan masalah ini kepada pihak yang terkait,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala SDN 1 dan 2 Karangpatihan, Hari Basuki, menyampaikan terima kasihnya kepada Kemenkeu dan DJP atas bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu siswa, khususnya kelas 6 yang akan menghadapi UNBK, mengingat keterbatasan laptop di sekolah mereka.
“Sering kali kami harus meminjam laptop dari guru atau bergiliran menggunakannya. Dengan bantuan ini, siswa tidak lagi perlu khawatir dalam menghadapi UNBK. Kami sangat berterima kasih, semoga bantuan ini menjadi amal baik bagi semuanya,” pungkasnya.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin