Dinsos Targetkan 2025 Jawa Timur Bebas dari ODGJ Pasung

Dinsos Targetkan 2025 Jawa Timur Bebas dari ODGJ Pasung
Salah satu ODGJ yang baru dilepas di daerah Selorejo, Kabupaten Blitar. (Aziz)
Blitar, LINGKARWILIS.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menargetkan pada tahun 2025 tidak ada lagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang hidup terpasung. Program ini bertujuan untuk mengakhiri praktik pemasungan ODGJ dengan mengajak keluarga berperan aktif dalam proses pelepasan.

Sub Koordinator Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Dinsos Jatim, Ronny Gunawan, menjelaskan bahwa mereka akan terus melakukan pendekatan kepada keluarga untuk mendukung pelepasan pasung. “Harapannya tahun depan tidak ada lagi ODGJ yang dipasung. Kami akan melakukan pendekatan dengan keluarga, setelah dilepas, ODGJ akan kami bina dan didik,” jelas Ronny pada Jumat (25/10/2024).

ODGJ yang terpasung biasanya berada dalam pengawasan keluarga dengan kondisi dikurung, dirantai, atau kaki yang dipasung dengan kayu. Ronny mengakui bahwa pemasungan sering kali dilakukan karena keluarga khawatir ODGJ akan mengamuk.

bayar PBB Kota Kediri

Baca juga :Β Petik Melon di P4S Langgeng Mazaya Kelurahan Pakunden, Pj Wali Kota Kediri: Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Tentang Kemandirian Pangan

Oleh karena itu, pemahaman dan dukungan dari keluarga menjadi penting dalam upaya pelepasan ini. “Kami akan mendorong keluarga agar turut membantu dalam program pembebasan pasung ini,” tambahnya.

Menurut data yang ada, di Jawa Timur terdapat sekitar 259 ODGJ yang masih hidup dalam kondisi terpasung, sementara di Kabupaten Blitar tercatat 20 orang, di mana 6 di antaranya sudah dibebaskan. Ronny berharap sisanya akan segera menyusul. “Semoga bisa segera dituntaskan,” ucapnya.

Pelepasan pasung tidak hanya berlangsung di Blitar, tetapi juga di daerah lain seperti Kediri yang telah membebaskan 8 orang ODGJ dan Tulungagung dengan 27 orang. Daerah lainnya akan dilakukan secara bertahap.

Baca juga :Β Debat Perdana Pilbup Ponorogo Memanas, Para Paslon Saling Tantang Data Hasil Pertanian

Berdasarkan data, Kabupaten Blitar berada di urutan keempat jumlah ODGJ terpasung di Jawa Timur, setelah Sampang, Probolinggo, dan Madiun. Ronny menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan perangkat di lapangan untuk memastikan keberhasilan program pelepasan pasung ini.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto