Kediri, LINGKARWILIS.COM – SMP Negeri 1 Ngadiluwih menyelenggarakan Pekan Kewirausahaan di aula sekolah pada Selasa (5/11) hingga Kamis (7/11) 2024. Acara yang berlangsung dua hari ini melibatkan ratusan pelajar dalam pelatihan pembuatan sabun dan batik ecoprint, menghadirkan pengalaman praktis dalam dunia usaha.
Bekerja sama dengan Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kediri Raya dan didukung oleh Bakesbangpol Kabupaten Kediri, program ini bertujuan memberikan bekal kewirausahaan kepada para siswa.

Kepala SMPN 1 Ngadiluwih, Heri Susanto, S.Pd., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada FKBN Kediri Raya.
,“Kami sangat berterima kasih atas kesediaan FKBN menjadi narasumber dalam pelatihan ini. Harapannya, siswa dapat memahami kewirausahaan dan memiliki pengalaman praktis yang bermanfaat.” katanya.
Baca juga : Urus SIM Baru dan Perpanjangan di Ponorogo Wajib Lampirkan BPJS Kesehatan, Mulai Per 1 November 2024
Akhir Kristiono, S.H., Kepala FKBN Kediri Raya, menjelaskan bahwa pelatihan ini mencakup pembuatan aneka sabun, seperti sabun cuci piring, sabun cuci salju, dan detergen, dengan total produksi mencapai 200 botol berukuran 1000 ml.
“Diharapkan, para siswa bisa belajar menjadi produsen UMKM mikro yang dipantau oleh praktisi dan pemilik pabrik bahan kimia,” tambahnya.
Wawan Sugiraharjo, S.A.P., M.M., dari Bakesbangpol Kabupaten Kediri, turut memuji antusiasme pelajar dalam acara ini.
Baca juga : KPU Kabupaten Blitar Hentikan Debat Publik Cabup Blitar, Situasi Tak Kondusif
“Program ini memberikan kesempatan belajar langsung dari pengusaha dan praktisi bisnis UMKM mikro, dan ini adalah aksi Bela Negara yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan program kewirausahaan ini, SMPN 1 Ngadiluwih diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kediri dalam mempraktikkan pendidikan kewirausahaan bagi generasi muda.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin