Kisah Pilu Uswatun Khasanah, Sales Kosmetik yang Tewas Dimutilasi dalam Koper

Kisah Pilu Uswatun Khasanah, Sales Kosmetik yang Tewas Dimutilasi dalam Koper
Mendiang Uswatun Khasanah (ist)

Blitar, LINGKARWILIS.COM – Kasus tragis yang menimpa Uswatun Khasanah (29) masih menyisakan banyak teka-teki. Hingga kini, pelaku pembunuhan sadis tersebut belum tertangkap, dan bagian tubuh korban seperti kepala serta kaki juga belum ditemukan.

Di balik peristiwa mengenaskan ini, perjalanan hidup korban, terutama kisah rumah tangganya, penuh dengan lika-liku yang menyayat hati.

Jenazah Uswatun ditemukan dalam koper yang dibuang di tempat pembuangan sampah di Ngawi, membuat geger masyarakat, baik di tempat tinggalnya di Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, maupun di Dusun Sidodadi, Desa Sidodadi, tempat tinggal ibunya.

Baca juga : Pj Wali Kota Kediri Ikuti Donor Darah Peringatan HUT Ke-79 Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV Dim 0809 Kediri

Uswatun adalah anak sulung dari dua bersaudara. Sang adik, yang saat ini berada di luar kota, belum sempat pulang meskipun telah menerima kabar duka.

Orang tua Uswatun sudah lama bercerai, dan keduanya telah menikah lagi. Di Dusun Sidodadi, ibunya tinggal bersama suami barunya, Hendi Suprapto (42), yang menjadi orang pertama mengenali jenazah korban di Ngawi.

“Uswatun memang anak kandung saya, tapi yang mengurus jenazah ke Ngawi adalah ayah tirinya,” ujar Nur Khalim, ayah kandung Uswatun, Sabtu (25/1/2025).

Baca juga : Produksi Ikan Hias di Kabupaten Kediri Meningkat Signifikan Akhir Tahun 2024

Nur Khalim menceritakan bahwa perjalanan rumah tangga putrinya penuh dengan cobaan. Uswatun telah menikah tiga kali. Pernikahan pertama dengan pria asal Srengat, Kabupaten Blitar, dikaruniai seorang anak laki-laki yang kini berusia 10 tahun, namun berakhir dengan perceraian.

Pernikahan kedua, yang dilakukan secara siri dengan pria asal Lumajang, memberinya seorang anak perempuan yang kini berusia 7 tahun. Namun, rumah tangga ini juga berakhir.

Beberapa tahun kemudian, Uswatun mencoba peruntungan kembali dengan menikah siri dengan pria asal Tulungagung, tempat ia bekerja sebagai sales kosmetik.

Meski bekerja jauh dari keluarga, ia tetap menyempatkan diri pulang ke Blitar pada momen tertentu, seperti Lebaran. “Terakhir bertemu saat Lebaran tahun lalu. Setelah itu, tidak pernah lagi,” kata Nur Khalim.

Kini, kedua anak Uswatun tinggal bersama nenek atau buyutnya. Uswatun dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap keluarga meskipun kehidupan pernikahannya sering kali berakhir dengan perpisahan.

“Saat pulang, ia selalu mampir ke rumah saya dan ibunya, kadang juga memberikan uang untuk keluarga,” tambah Nur Khalim.

Keluarga besar berharap agar pelaku segera tertangkap dan bagian tubuh Uswatun yang masih hilang bisa ditemukan. Saat jenazah tiba di rumah duka, bagian tubuh yang ada hanya tangan dan badan, sementara kepala dan kaki belum ditemukan.

Penemuan koper berisi jenazah Uswatun pada Kamis (23/1/2025) di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, membuat heboh warga setempat. Koper merah besar yang ditemukan di selokan oleh seorang warga, Ali Usman, saat membuang sampah, menjadi bukti awal kasus yang menggemparkan ini.***

Reporter : Aziz Wayudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D