Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Suasana duka menyelimuti keluarga Salman Bahanan Dizaro, balita berusia 3,5 tahun asal Desa Bagorwetan, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.
Tangis keluarga pecah saat jasadnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah hanyut terbawa arus sungai. Salman ditemukan sejauh 2,7 kilometer dari lokasi awal tercebur.
Tim SAR gabungan menemukan jasad korban mengambang di pinggir sungai Desa Ngrami, Kecamatan Sukomoro, sekitar pukul 13.00 WIB. Koordinator Unit Siaga Basarnas Bojonegoro, Novix Heryadi, mengungkapkan bahwa pencarian telah dilakukan secara intensif sejak malam kejadian.
“Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB di aliran sungai Desa Ngrami dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Usai dievakuasi, jenazah Salman langsung diperiksa oleh pihak Puskesmas setempat. Hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan atau penyebab lain yang mencurigakan. Novix memastikan bahwa korban murni tercebur dan terseret arus sungai.
Sebelumnya, Salman dilaporkan hanyut setelah berpamitan kepada kakak perempuannya untuk pulang ke rumah usai salat di musala belakang rumah. Saat kejadian, hujan deras mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan sungai meluap.
Dalam perjalanan pulang, bocah malang itu terpeleset dan jatuh ke sungai di barat rumahnya.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





