Diduga Culik Balita Asal Tulungagung, Perempuan Asal Lampung Ditangkap Polisi di Dalam Bus

Diduga Culik Balita Asal Tulungagung, Perempuan Asal Lampung Ditangkap Polisi di Dalam Bus
Petugas Satreskrim Polres Tulungagung saat melakujan konferensi pers ungkap kasus dugaan penculikan anak di Tulungagung (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Polres Tulungagung melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil meringkus seorang perempuan berinisial GH (52), warga Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, atas dugaan penculikan balita asal Tulungagung.

Kasatreskrim Polres Tulungagung Andi Wiranata Tamba mengatakan, balita yang diduga diculik berinisial B (1,5), anak dari IR (33), warga Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.

bayar PBB Kota Kediri

Peristiwa bermula pada Kamis (30/4/2026), saat ibu korban meminta bantuan kepada tersangka untuk mengasuh anaknya selama empat hari karena harus bekerja.

“Ibu korban akhirnya menitipkan anaknya selama empat hari kepada tersangka untuk diasuh karena harus bekerja,” kata Iptu Andi Wiranata Tamba, Jumat (8/5/2026).

Baca juga : Wali Kota Kediri Pimpin Gowes Massal dan Aksi Bersih Kota, Kampanyekan Hidup Sehat dan Ramah Lingkungan

Sebelumnya, ibu korban mengenal tersangka karena pernah tinggal di lingkungan rumah kos yang sama. Namun setelah berpindah tempat tinggal karena pekerjaan, korban tetap mempercayakan pengasuhan anaknya kepada tersangka.

Selama balita diasuh tersangka, ibu korban mengaku kesulitan bertemu langsung dengan anaknya. Setiap kali diminta bertemu, tersangka selalu beralasan bahwa balita tersebut sedang tidur dan tidak boleh diganggu.

Meski demikian, tersangka kerap mengirim foto anak korban saat tidur maupun makan untuk meyakinkan ibu korban bahwa kondisi anaknya baik-baik saja.

“Ketika membawa pempers dan susu ibu korban memang ingin sengaja bisa bertemu dengan anaknya. Tapi saat bertemu, tersangka tidak membawa balita itu dengan alasan sedang tidur,” ungkapnya.

Kecurigaan mulai muncul pada Selasa (4/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB ketika ibu korban melakukan panggilan video kepada tersangka. Saat itu, tersangka mengaku sedang membawa balita jalan-jalan.

Baca juga : Pemkot Kediri Serahkan Kendaraan Operasional untuk Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Namun ketika ditanya tujuan perjalanan tersebut, tersangka justru mematikan sambungan video call dan setelah itu tidak bisa dihubungi lagi.

Merasa curiga, ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tulungagung atas dugaan penculikan anak.

Setelah menerima laporan, petugas melakukan pelacakan dan mendapati tersangka tengah menuju Pelabuhan Merak.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Polres Serang dan berhasil mengamankan tersangka pada Rabu (6/5/2026) saat berada di dalam bus.

“Petugas kami kemudian berkoordinasi dengan Polres Serang untuk mengejar tersangka dan berhasil diamankan pada Rabu (6/5/2026) di dalam bus,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah barang bawaan berupa ransel berisi pakaian, kardus minyak goreng, sembako, hingga perlengkapan dapur yang dibawa tersangka dari rumah kosnya.

Polisi menduga tersangka memang berniat membawa balita tersebut ke Provinsi Lampung dan tidak kembali ke Tulungagung.

Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya unsur Tindak Pidana Perdagangan Orang dalam kasus tersebut.

“Tersangka diancam dengan Pasal 454 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara,” pungkasnya.***

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4Dsitus toto