Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Program ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi di tengah tantangan ekonomi dan cuaca ekstrem.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah dan Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Jumat (8/5/2026).
Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut menegaskan, bantuan pangan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat agar tidak mengalami kekurangan pangan.
Baca juga : Gerakan Indonesia ASRI di Kota Kediri, Mbak Wali Ajak Warga Jaga Lingkungan Tetap Bersih
“Upaya penyaluran bantuan ditujukan supaya masyarakat tidak mengalami kekurangan pangan,” ujar Pak Yes di sela kegiatan.
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng setiap bulan. Secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Lamongan mengalokasikan bantuan bagi 177.486 KPM yang tersebar di 27 kecamatan.
Rincian penyaluran di Kecamatan Karanggeneng mencapai 6.996 penerima bantuan pangan, dengan 408 penerima berasal dari Desa Sumberwudi. Sementara di Kecamatan Kalitengah terdapat 5.122 penerima, termasuk 324 warga Desa Pucangro.
Di waktu yang sama, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara juga memimpin penyaluran bantuan serupa di Balai Desa Primpen, Kecamatan Bluluk.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Dirham mengingatkan pentingnya menjaga validitas data pribadi dan menghindari perilaku negatif agar masyarakat tetap terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Persoalan seperti keterlibatan judi online, kredit bermasalah, hingga penyalahgunaan identitas pribadi dapat memengaruhi status penerima bantuan sosial,” tegasnya.
Di Kecamatan Bluluk, bantuan yang disalurkan mencapai 60.040 kilogram beras dan 12.008 liter minyak goreng untuk 3.002 penerima manfaat, termasuk 215 warga Desa Primpen.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Bulog Cabang Bojonegoro Shinta Wiharjo menjelaskan, bantuan yang dibagikan kali ini merupakan akumulasi periode Februari hingga Maret, sehingga masing-masing warga menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Baca juga : Pemkot Kediri Serahkan Kendaraan Operasional untuk Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Shinta juga menyebut, beras yang disalurkan berasal dari hasil serapan petani lokal Kabupaten Lamongan sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian daerah.
“Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap sektor pertanian daerah, karena beras yang kita salurkan berasal dari hasil panen petani lokal sendiri,” pungkasnya.***
Reporter : Suprapto
Editor : Hadiyin






