Ribuan Ketupat Gratis di Kampung Cokelat Blitar Ludes dalam 15 Menit

Ribuan Ketupat Gratis di Kampung Cokelat Blitar Ludes dalam 15 Menit
Para pengunjug ketika berebut ketupat di gunungan yang disediakan pengelola Wisata Edukasi Kampung Coklat. (aziz)

BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Momen unik dan penuh antusiasme terjadi di kawasan Wisata Edukasi Kampung Cokelat, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Senin (7/4/2025). Sebanyak 4.000 porsi ketupat cokelat yang disediakan secara cuma-cuma diserbu ribuan wisatawan dan habis hanya dalam waktu 15 menit.

Sejak pagi pukul 09.00 WIB, kawasan wisata ini telah dipadati pengunjung. Mereka tidak hanya datang untuk menikmati sajian khas Lebaran gratis, tetapi juga berharap mendapatkan berkah ketupat dari prosesi gunungan ketupat—yang dihiasi beragam sayuran dan buah segar.

Kegiatan ini diawali dengan kirab budaya, menampilkan putra-putri pengelola Kampung Cokelat dengan membawa gunungan ketupat diiringi peserta berkostum karnaval. Gunungan tersebut dipanggul oleh empat orang dan menjadi simbol utama dalam prosesi.

Baca juga : Perbaikan Jalan di Kabupaten Kediri Akan Dilanjutkan Usai Lebaran

Tradisi rebutan ketupat cokelat ini telah menjadi agenda tahunan yang rutin digelar setiap hari ketujuh setelah Idul Fitri oleh pihak pengelola Kampung Cokelat. Selain gunungan, ribuan porsi ketupat juga disajikan lengkap dengan sayur, lodho ayam, dan opor, yang bisa langsung dinikmati oleh para pengunjung.

Alya Maha Devi, salah satu anggota keluarga pengelola Kampung Cokelat, menjelaskan bahwa tradisi ini memiliki nilai edukatif dan budaya tinggi.

“Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan Lebaran, tetapi juga sebagai bentuk nguri-uri budaya Islam Nusantara. Kami berharap tradisi ini terus terjaga dan menjadi sarana edukasi,” jelas Alya.

Salah satu pengunjung, Veve, mengaku senang bisa turut merasakan euforia acara ini.

Baca juga : Wabup Kediri Hadiri Panen Padi Serentak di Nambaan, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

“Alhamdulillah, bisa ikut wisata sekaligus ngalap berkah. Semoga tahun depan bisa digelar lagi,” ungkapnya dengan antusias.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perpaduan antara wisata edukasi, kuliner, dan pelestarian budaya mampu menciptakan daya tarik luar biasa bagi masyarakat.***

Reporter: Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D