KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Menjelang digelarnya pertunjukan seni jaranan di Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pemerintah kelurahan setempat menggelar rapat koordinasi lintas elemen.
Rapat yang berlangsung penuh semangat ini dihadiri oleh tiga pilar kelurahan, panitia penyelenggara, serta para kru kesenian jaranan.
Tujuan utama pertemuan ini adalah menyamakan visi sekaligus menyusun langkah teknis guna memastikan acara berlangsung tertib, aman, dan bebas dari potensi konflik.

Sejumlah kesepakatan penting dicapai dalam rapat tersebut, di antaranya adalah dimulainya pertunjukan secara tepat waktu, larangan tegas terhadap konsumsi minuman keras, serta pengawasan terhadap atribut perguruan silat baik dari kru maupun penonton. Langkah ini diambil guna mengantisipasi gesekan yang kerap terjadi di acara serupa.
Baca juga : Mbak Vinanda Larang Wisuda PAUD hingga SMP di Kota Kediri, Ini Alasannya
Kanit Intelkam Polsek Pesantren, AKP Nurhidayat, mengingatkan pentingnya peran serta semua pihak dalam menjaga kondusifitas selama kegiatan berlangsung.
“Ketertiban adalah syarat utama. Mari kita jadikan pertunjukan ini sebagai bagian dari pelestarian budaya Jawa yang damai, aman, dan bermartabat,” tegasnya.
Ia juga berharap, pertunjukan jaranan di Singonegaran dapat menjadi contoh positif bagi penyelenggaraan seni tradisional lainnya, khususnya dalam menjunjung nilai budaya sekaligus menjaga ketertiban masyarakat.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin





