Batu, LINGKARWILIS.COM – Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, secara resmi membuka Workshop Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Batu Tahun 2026 di Gedung ATV Batu, Kamis (16/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa KIM memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menangkal penyebaran hoaks sekaligus mengangkat potensi desa di tengah derasnya arus informasi digital.
Menurutnya, KIM tidak sekadar menjadi komunitas informasi, melainkan berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang.
“KIM dibentuk untuk memperkuat kapasitas komunikasi publik serta meningkatkan kualitas diseminasi informasi. Di era digital, anggota KIM harus mampu lebih kreatif dan produktif dalam menghasilkan karya,” ujarnya.
Baca juga : Balita 3 Tahun Ditemukan Meninggal di Ngronggo Kediri, Polisi Lakukan Olah TKP
Ia juga mengingatkan bahwa kemudahan produksi konten di era digital harus diimbangi dengan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi yang valid. Peran KIM dinilai penting sebagai rujukan informasi resmi di tengah maraknya konten yang berpotensi menyesatkan.
“Sekarang semua orang bisa membuat konten, tetapi tidak semua memiliki sumber yang jelas. KIM harus menjadi bagian dari sumber informasi yang kredibel, bukan justru ikut menggiring opini yang keliru,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Wawali mengajak seluruh anggota KIM untuk memanfaatkan momentum pendampingan sebagai sarana mempromosikan potensi lokal secara positif dan terarah.
“Ini momentum untuk menunjukkan karya terbaik. Melalui KIM, potensi desa harus dikenal luas, tidak lagi terpinggirkan,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Batu menyiapkan program pendampingan intensif selama empat bulan, mulai 16 April hingga 1 Agustus 2026, bekerja sama dengan Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
Baca juga : Kunker ke Mapolsek Papar, Kapolres Kediri Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Dalam workshop tersebut, peserta juga mendapatkan materi dari Agung Suprojo yang membahas strategi pengemasan program prioritas menjadi narasi kreatif, serta sesi praktik penyusunan strategi kampanye yang disampaikan oleh Elang Baskoro.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta kualitas karya KIM dalam mendukung penyebaran informasi yang edukatif dan pembangunan berbasis potensi desa.***
Reporter : Arief Prabowo
Editor : Hadiyin





