Dirjen Imigrasi Ajak Jajaran Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Tinggalkan Budaya Kerja Lama

Dirjen Imigrasi Ajak Jajaran Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Tinggalkan Budaya
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko (Ist)

JAKARTA, LINGKARWILIS.COM – Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menginstruksikan seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi untuk kembali fokus menjalankan tugas dan memperkuat integritas dalam pelayanan publik. Arahan tersebut disampaikan kepada seluruh petugas Imigrasi di Indonesia serta Atase Imigrasi di Perwakilan RI melalui kegiatan pengarahan yang digelar secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Selasa (9/6/2026).

Dalam arahannya, Hendarsam menegaskan bahwa proses hukum yang sedang berlangsung sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum. Sementara itu, seluruh pegawai diminta kembali berkonsentrasi pada pelaksanaan tugas pokok dan program kerja yang telah direncanakan.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Kita serahkan seluruh proses hukum kepada aparat yang berwenang. Mulai pekan ini, seluruh jajaran harus kembali fokus menjalankan tugas, fungsi, dan program yang telah ditetapkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Baca juga :Β Sebanyak 59 ASN Pemkab Kediri dan 12 Personel Polri Jalani Ibadah Haji Tahun 2026

Hendarsam mengakui bahwa situasi yang dihadapi saat ini menjadi salah satu tantangan besar bagi organisasi. Namun, kondisi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan pembenahan secara menyeluruh, termasuk menghilangkan budaya kerja lama yang tidak lagi sesuai dengan tuntutan pelayanan publik.

Menurutnya, perkembangan zaman dan meningkatnya ekspektasi masyarakat menuntut perubahan pola kerja di lingkungan Imigrasi. Karena itu, tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang melanggar aturan ataupun penyalahgunaan kewenangan.

“Zaman telah berubah dan harapan masyarakat juga semakin tinggi. Tidak ada hak istimewa bagi siapa pun untuk melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa institusi Imigrasi merupakan pelayanan publik yang berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga rentan terhadap kritik maupun keluhan. Kondisi tersebut harus dijawab dengan peningkatan integritas, profesionalisme, serta kemampuan aparatur dalam memberikan respons yang cepat dan transparan.

Hendarsam menilai sumber daya manusia di lingkungan Ditjen Imigrasi memiliki potensi yang besar. Namun, kemampuan tersebut harus didukung oleh komitmen integritas agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi dapat terus diperkuat.

Baca juga :Β Bupati Kediri Mas Dhito Pastikan Puskesmas Tiron Direhabilitasi Pascakebakaran

Selain itu, ia menekankan pentingnya mempererat hubungan antara Imigrasi dan masyarakat. Konsep “Imigrasi untuk Rakyat”, menurutnya, merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, terbuka, dan memberikan manfaat nyata bagi publik.

“Gagasan Imigrasi untuk Rakyat lahir untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta menghilangkan jarak yang selama ini ada. Fokus kami saat ini adalah membuktikan komitmen tersebut, membangun kembali kepercayaan publik, dan memastikan setiap layanan Imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Hendarsam.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *