LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Jombang resmi memulai realisasi program wifi gratis yang akan dipasang di seluruh desa dan kelurahan. Program ini menyasar 302 desa dan 4 kelurahan dengan total anggaran sebesar Rp 2,1 miliar yang bersumber dari APBD tahun 2025.
Bupati Jombang, Warsubi mengatakan bahwa penentuan titik lokasi pemasangan wifi gratis diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing pemerintah desa agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
“Jadi untuk usulan tempat saya menyerahkan ke desa untuk menentukan lokasi titik pemasangan Wifi-nya. Kemudian bisa diusulkan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo),” ujarnya pada Rabu (16/4/2025).
Ia menegaskan bahwa program Wifi gratismerupakan bagian dari komitmen 100 hari kerja pemerintahan Warsubi – KH. Salmanudin Yazid dan ditargetkan terealisasi dalam waktu dekat.
PUPR Targetkan Sekolah Rakyat di Jombang Rampung Tahun 2025
“Program ini dalam waktu dekat harus direalisasikan tahun ini, karena ini merupakan bagian dari program 100 kerja kami,” lanjutnya.
Meskipun sebagian besar desa mengusulkan pemasangan wifi di kantor desa, pihak Pemkab optimistis layanan ini tetap bisa diakses secara luas oleh masyarakat.
“Semua kantor itu fasilitas publik. Seperti di pendopo juga fasilitas publik. Sehingga semua masyarakat bisa menggunakan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jombang, Endro Wahyudi, mengungkapkan bahwa tahap awal program telah berjalan sejak Maret, ditandai dengan kegiatan sosialisasi kepada para camat.
Empat Pengedar Sabu Ditangkap, Polres Jombang Amankan Barang Bukti Rp 350 Juta
“Pagu anggarannya Rp 2,1 miliar. Bulan Maret kami sudah sosialisasikan ke camat untuk mulai menghimpun data lokasi masing-masing desa agar mengajukan titik lokasi penempatan Wifi,” terangnya.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini seluruh data dari desa sudah terkumpul dan pihaknya bersiap untuk menyusun dokumen pelaksanaan teknis program.
“Kalau semua dokumen dari desa sudah terkumpul semua. Baru nanti akan menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan sebagainya,” pungkas Endro.(st2)
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





