BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) resmi membuka pendaftaran program pencarian jodoh bertajuk Kencan Sae — singkatan dari Kendalikan Nafsu, Cari Pasangan secara Syar’i, Aman, dan Hemat.
Program ini menjadi gebrakan baru untuk membantu para lajang menemukan pasangan hidup yang sesuai secara etis dan islami.
Kepala DP3AP2KB Kota Blitar, Parminto, mengungkapkan bahwa pendaftaran mulai dibuka sejak Kamis (17/4/2025). Hanya dalam dua hari, tercatat sudah 50 peserta yang mendaftar dari berbagai kecamatan di Kota Blitar.
Baca juga : Tumbang 0-1 dari Persija, Persik Kediri Catat 11 Laga Tanpa Kemenangan
“Program ini eksklusif untuk warga Kota Blitar dan mendapat respons yang cukup tinggi dari masyarakat,” ujarnya pada Minggu (20/4/2025).
Program ini terbuka bagi warga Blitar berusia minimal 19 tahun, baik yang masih lajang maupun duda atau janda. Namun, Parminto menegaskan bahwa peserta harus benar-benar serius mencari pasangan, bukan sekadar iseng. “Kami akan verifikasi setiap pendaftar untuk memastikan keseriusan mereka,” imbuhnya.
Acara pertemuan antar peserta akan diadakan secara berkala, minimal sebulan sekali, di lokasi yang akan ditentukan kemudian. Pengelompokan peserta dilakukan berdasarkan rentang usia.
Baca juga : Dirjen Pendis Kemenag RI Tinjau UAN Online di Ponpes Wali Barokah Kediri
Selain sebagai ajang perkenalan, kegiatan ini juga akan diisi dengan edukasi pranikah dan penyuluhan seputar pembinaan keluarga untuk membekali para peserta dalam membangun rumah tangga harmonis.
“Kami akan hadirkan narasumber yang kompeten dalam setiap sesi,” tambah Parminto.
Target dari program ini cukup ambisius—yakni menjaring lebih dari 1.000 peserta selama satu tahun penyelenggaraan. Kegiatan perdana rencananya akan diluncurkan secara resmi pada 25 April mendatang, bertepatan dengan puncak Hari Jadi ke-119 Kota Blitar.
Bagi yang berminat, pendaftaran bisa dilakukan langsung di kantor DP3AP2KB Kota Blitar.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





