Mengenal Al Ula Kota Terkutuk yang Kini Viral Jadi Tempat Dugem 

Mengenal Al Ula Kota Terkutuk yang Kini Viral Jadi Tempat Dugem 
Konser Keinemusik di Al Ula jadi perbincangan warganet (instagram/Keinemusik)

LINGKARWILIS.COM – Kota Al Ula yang terletak 110 km sebelah barat daya dari Tayma di Aran Saudi bagian utara barat sedang menjadi perbicangan setelah sebuah potongan video viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, memperlihatkan Al Ula kota yang dahulunya disebut terkutuk berubah menjadi tempat dugem atau klub malam, di wilayah batuan berpasir itu ribuan orang asyik berjoget dengan iringan musik DJ. 

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Berdasarkan penelusuran, kegiatan yang berlangsung pada 4 April 2025 di Al Ula merupakan sebuah konser yang mendatangkan Rampa Keinemusik seorang pemain musik elektronik asal Jerman. 

Rmainya konser Keinemusik memenuhi Koya Al Ula sungguh membuat heran umat muslim karena tempat tersebut dijuluki terkutuk hingga Nabi Muhammad juga menasehati untuk tidak mengunjungi tempat itu. 

Indonesia Masuk Daftar Tur Konser Linkin Park, Simak Lokasi dan Tanggalnya di Sini!

Kenapa Kota Al Ula Dilarang untuk Dikunjungi? 

Dalam sejarah Islam, Al-Ula dikenal sebagai kota yang penuh peringatan dan dijauhi oleh Nabi Muhammad serta para sahabatnya. Kota yang kini dikenal sebagai destinasi wisata ini dahulu pernah dihuni oleh kaum Tsamud, sehingga dijuluki sebagai kota terlarang.

Kaum Tsamud merupakan umat yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai kaum yang telah mendapatkan azab Allah, lantaran mereka mendustakan Nabi Saleh yang diutus kepada mereka sekitar tahun 2150–2080 SM.

Kaum Tsamud sering kali disebut dalam Al-Qur’an sebagai contoh umat yang zalim. Mereka hidup setelah kehancuran kaum ‘Ad dan dikenal karena kekayaan, kekuatan, serta kemampuan mereka memahat gunung menjadi bangunan megah hanya sebagai simbol kekuasaan. 

Allah mengutus Nabi Saleh AS untuk memperingatkan mereka agar kembali ke jalan yang benar. Namun, mereka menolak, bahkan setelah ditunjukkan mukjizat berupa unta betina raksasa yang keluar dari batu.

Unta tersebut kemudian dibunuh oleh kaum Tsamud, meski sudah ada kesepakatan pembagian air. Arogansi mereka memuncak hingga mengabaikan peringatan Nabi Saleh tentang azab yang akan datang.

Tiga hari kemudian, Allah menghukum mereka dengan gempa dahsyat yang memusnahkan seluruh kaum.

Sisa-sisa pemukiman mereka diyakini berada di kawasan Hegra, Al-Ula, Arab Saudi, yang kini menjadi situs bersejarah sebagai pengingat kekuasaan dan keadilan Allah.!

Profil Mikky dan Zia, Penyanyi Lagu Aku Dah Lupa yang Viral di TikTok

Bagaimana Penampakan Kota Al Ula Sekarang? 

Al Ula saat ini (Instagram/alulatourism)

​Saat ini, Al Ula telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata budaya dan alam paling menarik di Arab Saudi. 

Dikenal sebagai “museum hidup terbuka”, kota ini memadukan warisan arkeologi kuno dengan pengembangan pariwisata modern yang berkelanjutan.​

Dulunya dikenal karena sejarahnya sebagai tempat tinggal kaum Tsamud, kini menjadi pusat pengembangan budaya dan pariwisata. 

Dengan proyek besar senilai $15 miliar yang dipimpin oleh Royal Commission for AlUla (RCU) dan Afalula bertujuan menjadikan A lUla sebagai destinasi wisata kelas dunia dengan tetap menjaga kelestarian budaya dan lingkungan. 

AlUla adalah rumah bagi situs Warisan Dunia UNESCO, Hegra (Madain Saleh) yang menampilkan makam-makam batu peninggalan bangsa Nabatean. 

Selain itu, terdapat situs bersejarah lainnya seperti Dadan dan Jabal Ikmah yang menawarkan wawasan mendalam tentang peradaban kuno di kawasan tersebut. 

Secara rutin, tempat ini menyelenggarakan berbagai festival dan acara budaya. 

Salah satunya adalah Al Ula Skies Festival yang menampilkan pertunjukan balon udara, pengamatan bintang, dan konser musik. 

Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *