Jombang, LINGKARWILIS.COM – Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Jombang. Seorang jemaah bernama Suyono, warga Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam, dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi akibat serangan jantung.
Suyono diketahui tergabung dalam Kloter 62 dan meninggal saat perjalanan dari bandara menuju hotel di Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim mengatakan, secara umum pelaksanaan ibadah haji jemaah asal Jombang berjalan lancar. Mayoritas jemaah dari kloter 60 hingga 63 telah menuntaskan ibadah umrah wajib.
“Alhamdulillah untuk jamaah haji Jombang, baik kloter 60, 61, 62, dan 63 sudah melaksanakan ibadah umrah wajib. Untuk kloter 60 seluruhnya sudah selesai melaksanakan umrah wajib,” ujar Ilham, Selasa (12/5/2026).
Baca juga : Duo Pantomimer SMPN 2 Pare Raih Juara I FLS2N Kabupaten Kediri
Meski demikian, masih ada beberapa jemaah perempuan yang menunda pelaksanaan umrah wajib karena kondisi menstruasi. Di Kloter 61 terdapat tiga jemaah, Kloter 62 satu jemaah, dan Kloter 63 dua jemaah yang masih menunggu kondisi memungkinkan untuk beribadah.
Terkait jemaah yang meninggal dunia, Ilham menjelaskan bahwa almarhum sebelumnya tidak masuk kategori risiko tinggi berdasarkan riwayat kesehatannya.
“Beliau sempat pingsan saat hendak turun dari bus dan langsung dibawa ke rumah sakit di Arab Saudi. Dari hasil pemeriksaan dokter, penyebab meninggal dunia karena serangan jantung,” jelasnya.
Selain itu, Ilham juga mengungkapkan adanya seorang jemaah yang sempat mengalami demensia. Menurutnya, pihak keluarga sebelumnya telah meminta penundaan keberangkatan, namun yang bersangkutan tetap ingin berangkat ke Tanah Suci.
“Jamaah tersebut sempat ingin pulang ke Indonesia karena tidak ditempatkan satu kamar dengan istrinya. Sampai sekarang kami masih belum mendapat konfirmasi terkait keberadaannya,” imbuhnya.
Baca juga : Harga Solar Naik, Dinas PUPR Kabupaten Kediri Terapkan Skala Prioritas untuk Normalisasi Sungai
Sementara itu, kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Jombang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 18 Juni 2026.
Secara keseluruhan, terdapat sembilan jemaah asal Jombang yang menunda keberangkatan pada musim haji tahun ini.
Ilham berharap seluruh jemaah tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Kami berharap jamaah menjaga pola makan, cukup istirahat, dan beraktivitas sesuai kemampuan agar kondisi tetap sehat selama beribadah,” pungkasnya.***
Reporter : Taufiqur Rachman





