Melihat Peternakan Sapi Premium Berukuran Jumbo di Ponorogo, Sediakan Hewan Kurban Berbobot 1 Ton

Melihat Peternakan Sapi Premium Berukuran Jumbo di Ponorogo, Sediakan Hewan Kurban Berbobot 1 Ton
Danang Saputro saat merawat sapi sapi miliknya di kandang (SOny)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Penjualan hewan kurban di Ponorogo mulai menggeliat menjelang Hari Raya Idul Adha. Sejumlah peternak kebanjiran calon pembeli, terutama untuk sapi berukuran jumbo dengan kualitas premium.

Salah satunya terlihat di peternakan milik Danang Saputro di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Berbagai jenis sapi berbobot besar disiapkan untuk memenuhi permintaan pasar kurban tahun ini.

bayar PBB Kota Kediri

Mulai sapi lokal, sapi Bali, simental, limosin hingga belgian blue tersedia di kandang tersebut. Bahkan, terdapat sapi dengan bobot mencapai satu ton. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai Rp 23 juta hingga ratusan juta rupiah tergantung jenis dan bobot sapi.

“Jenisnya premium, jadi dagingnya lebih banyak, padat dan berbobot,” ungkap Danang saat ditemui di kandangnya.

Baca juga : Sebanyak 120 Traktor Roda Empat Bantuan Pemerintah Segera Disalurkan untuk Petani Kabupaten Kediri

Pria yang juga berprofesi sebagai dokter hewan itu mengaku kualitas ternak menjadi perhatian utama. Karena itu, perawatan sapi dilakukan secara ketat sejak pemilihan bibit hingga masa penjualan.

Untuk menjaga kondisi ternak tetap prima, pakan yang diberikan menggunakan campuran konsentrat dan hijauan seperti rumput gajah serta silase jagung. Selain itu, sapi juga rutin mendapat vitamin, vaksinasi, dan obat cacing.

“Pakan menggunakan konsentrat dan hijauan seperti rumput gajah serta silase jagung. Rutin diberi vitamin, vaksinasi dan obat cacing,” imbuhnya.

Tak hanya mengandalkan kualitas sapi, Danang juga memberikan layanan tambahan bagi pembeli, mulai perawatan gratis hingga hari penyembelihan sampai jasa pengiriman ke lokasi pembeli. Menurutnya, layanan tersebut cukup efektif menarik minat konsumen di tengah persaingan penjualan hewan kurban yang semakin ketat.

Baca juga : SR Ponorogo Mulai Rekrut Siswa Baru, Pembelajaran Sementara di Madiun. Ini Alasannya

“Kalau menjelang Idul Adha seperti sekarang harus ekstra, karena persaingannya juga ketat,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pembeli, Sujarno mengaku memilih membeli sapi di kandang tersebut karena kondisi ternak dinilai sehat dan terawat.

“Sapinya sehat dan yang merawat orang yang memang paham soal kesehatan hewan,” katanya.***

Reporter : Sony Prasetyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto