KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Babinsa Kelurahan Tinalan, Serda Supriadi dari Koramil 0809/02 Pesantren, aktif mendukung program ketahanan pangan nasional dengan mendampingi para petani dalam pengelolaan lahan pertanian di Lingkungan Dadapan, Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menyukseskan salah satu program strategis pemerintah, yakni memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tak hanya sebatas pemantauan, namun juga terlibat langsung dalam diskusi mengenai cara mengelola lahan yang efektif, serta mendengarkan berbagai keluhan dari para petani.
Baca juga : Atlet Kabupaten Kediri Fokus Persiapan Jelang Porprov Jatim 2025
“Kami mendampingi para petani agar hasil pertanian bisa maksimal. Kami juga membuka ruang diskusi terkait metode pengelolaan lahan yang baik, termasuk menyerap aspirasi terkait keterbatasan alat pertanian,” ujar Serda Supriadi, Jumat (16/5/2025).
Menurutnya, sebagian besar petani di wilayah tersebut masih menggunakan peralatan seadanya. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan berupa fasilitas alat pertanian yang memadai agar proses pengolahan lahan lebih optimal dan produktivitas meningkat.
Sementara itu, Danramil 0809/02 Pesantren, Lettu Inf Dwi Agus Harianto, menegaskan bahwa keberadaan Babinsa di lapangan memiliki peran krusial sebagai pendamping masyarakat. “Ketahanan pangan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat. Diperlukan peran aktif dari masyarakat dan Babinsa sebagai motor penggerak dan pendamping di lapangan,” ungkapnya.
Baca juga : Polisi Lakukan Patroli Jalan Kaki di Pusat Perbelanjaan Kediri, Cegah Aksi Premanisme
Dukungan TNI ini disambut positif oleh para petani. Salah satunya, Sucipto, mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang dinilai sangat membantu. “Kami merasa terbantu karena Babinsa selalu hadir dan mendampingi kami. Harapan kami, pendampingan ini terus berlanjut hingga masa panen,” tuturnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





