BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Blitar menunjukkan keseriusannya dalam membangun infrastruktur digital dengan menyediakan 351 titik layanan WiFi gratis di berbagai lokasi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen menuju Blitar sebagai kabupaten berbasis teknologi atau cyber city.
Penyediaan akses internet gratis ini tersebar di sejumlah fasilitas publik. Rinciannya, 33 titik berada di fasilitas umum dan sosial, 11 titik di kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 22 titik di kantor kecamatan, serta 28 titik di kelurahan.
Jumlah terbesar berada di kantor atau balai desa dengan total 220 titik, menyesuaikan dengan jumlah desa yang ada di Kabupaten Blitar. Sementara itu, fasilitas kesehatan seperti puskesmas mendapat 24 titik, dan 46 titik lainnya ditempatkan di lingkungan pendidikan.
Baca juga : Tradisi Pedang Pora Iringi Purna Tugas 27 Anggota Polres Kediri
Bupati Blitar, Rijanto, menegaskan bahwa penambahan titik WiFi ini merupakan bagian dari upaya pemkab dalam memperluas akses layanan digital bagi masyarakat. Ia menilai kebutuhan akan koneksi internet semakin penting di tengah kemajuan teknologi dan tingginya penggunaan ponsel di kalangan warga.
“Pemerintah terus berupaya menciptakan ekosistem digital yang inklusif. Internet saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar,” ujar Bupati Rijanto, Jumat (16/5/2025).
Pemkab Blitar juga secara strategis memilih lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat untuk pemasangan WiFi. Beberapa di antaranya yakni di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kelurahan Kanigoro, RTH Taman Sukarni di Garum, dan RTH Idaman Hati di Wlingi. Sekolah-sekolah dan tempat wisata juga menjadi target pengembangan akses internet gratis di masa mendatang.
Baca juga : Persik Kediri Bidik Dua Kemenangan di Pengujung Musim, Incar Posisi 10 Besar Liga 1
Meski layanan ini sebenarnya sudah tersedia sejak sebelum masa kepemimpinan Rijanto, jumlahnya kala itu terbatas, tak lebih dari 30 titik. Kini, dengan perluasan ini, Pemkab Blitar berharap kualitas layanan publik berbasis digital semakin meningkat.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





