LINGKARWILIS.COM – Meski curah hujan masih turun di sejumlah wilayah Tulungagung, tren kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menunjukkan penurunan setiap bulannya. Penurunan ini diyakini merupakan hasil dari upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang semakin gencar dilakukan masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tulungagung, Desi Lusiana Wardani mengungkapkan bahwa grafik penyebaran DBD di daerahnya kini mulai menunjukkan kecenderungan menurun. Ia bahkan menyebut kondisi saat ini lebih terkendali dibandingkan dengan awal tahun.
Jika menilik tahun sebelumnya, penurunan kasus DBD baru terjadi pada April 2024. tren penurunan sudah terlihat sejak Maret 2025.
“Alhamdulillah saat ini tren DBD di Tulungagung sudah mengalami penurunan dan cenderung kondusif. Kami katakan kondusif dikarenakan tidak ada temuan korban jiwa selama beberapa bulan terakhir,” ujar Desi Lusiana Wardani pada Senin (26/5/2025).
BLK Tulungagung Kantongi Anggaran Rp1,08 Miliar untuk Gelar 9 Pelatihan Kerja di 2025
Berdasarkan data yang dihimpun, pada Januari 2025 tercatat 144 kasus DBD dengan tiga korban meninggal dunia. Angka ini turun menjadi 100 kasus dengan satu korban jiwa pada Februari. Selanjutnya, Maret mencatat penurunan signifikan dengan hanya 55 kasus.
Penurunan terus berlanjut pada April dengan 28 kasus, dan hingga Mei 2025 tercatat hanya 24 kasus. Sejak Maret, tidak ada lagi laporan kematian akibat dengue shock syndrome (DSS).
“Kalau kita lihat grafik itu, sebenarnya di bulan Februari 2025 sudah mengalami penurunan, tetapi memang penurunan secara drastis ini terlihat mulai Maret 2025,” ungkapnya.
Desi menekankan bahwa cuaca bukanlah faktor utama dalam penurunan ini. Meskipun April relatif lebih kering dan Mei kembali diguyur hujan, kasus DBD tetap menurun. Menurutnya, keberhasilan ini lebih dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat dalam menjalankan PSN.
“Jadi faktor yang menurunkan DBD ini sebenarnya tidak hanya karena faktor cuaca, melainkan yang paling utama itu kepedulian masyarakat dalam menjalankan PSN,” pungkasnya.





