BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Agenda tahunan sah-sahan Parapatan Luhur (Parluh) ke-16 Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menjadi perhatian khusus jajaran aparat keamanan. Sebanyak 734 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Pemkab Blitar, Jalan S. Supriyadi, Kota Blitar, Sabtu malam (12/7/2025).
Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, menjelaskan bahwa personel yang dilibatkan berasal dari berbagai unsur, termasuk TNI dan kepolisian dari wilayah lain.
“Kami harapkan kegiatan sah-sahan ini berlangsung aman dan tertib. Seluruh peserta diimbau untuk menjaga kondusivitas wilayah Blitar,” ujar Iptu Samsul.
Baca juga : Puluhan SMP Negeri di Blitar Belum Penuhi Pagu, Sebagian Siswa Pilih Pendidikan Berbasis Pesantren
Dari data yang disampaikan, rincian kekuatan pengamanan terdiri atas:
-
Polres Blitar Kota: 270 personel
-
Polda Jatim: 100 personel
-
TNI: 50 personel
-
Satpol PP Kota Blitar: 20 personel
-
Satpol PP Kabupaten Blitar: 10 personel
-
Dishub Kota & Kabupaten Blitar: 20 personel
-
Pengamanan internal: 50 personel
Ratusan personel itu disebar di berbagai titik strategis yang menjadi titik kumpul massa, seperti Istana Gebang, Kebonrojo, Taman Pecut, dan Pusat Perdagangan dan Informasi Pariwisata.
Selain pengamanan lokal, dilakukan juga penyekatan perbatasan oleh Polres sekitar. Polres Blitar melakukan pengamanan di Perempatan 511 Kademangan dan pintu masuk Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan. Sementara, Polres Tulungagung menerjunkan 42 personel di Desa Kates, Kecamatan Rejotangan, wilayah perbatasan dengan Ngantru.
Baca juga : Stasiun Kediri Dipadati Penumpang Tujuan Surabaya Jelang Berakhirnya Libur Sekolah
Polres Kediri juga menurunkan 42 personel yang bertugas di titik penyekatan seperti Pasar Patok, Kecamatan Ponggok, serta perbatasan Udanawu yang menghubungkan Kabupaten Kediri dan Blitar.
Upaya pengamanan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif guna menjaga kelancaran acara serta menghindari potensi gangguan keamanan.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





