KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Koramil 0809/02 Pesantren turut serta dalam pengawalan distribusi Makanan Bergizi (MBG) yang ditujukan bagi kelompok rentan di wilayah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Distribusi perdana dilaksanakan di Kelurahan Tosaren pada Senin (14/7/2025). Sasarannya 60 penerima manfaat yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa, kader kesehatan, Bhabinkamtibmas, dan petugas kelurahan turut bersinergi memastikan distribusi makanan bergizi berjalan tertib dan tepat sasaran. Pendistribusian mencakup makanan siap saji dan makanan kering yang dikemas untuk keperluan konsumsi beberapa hari ke depan.
Danramil Pesantren, Lettu Inf Dwi Agus Harianto, menuturkan bahwa pendampingan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program-program strategis nasional di tingkat lokal.
Baca juga : Bupati Kediri, Mas Dhito, Minta Koperasi Merah Putih Bebas dari Kepentingan Politik
“Kami hadir untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan aman, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Bidan wilayah Tosaren, Anis, menambahkan bahwa menu telah disesuaikan berdasarkan pedoman dari pemerintah pusat.
“Makanan yang diberikan disesuaikan kebutuhan kelompok sasaran, terdiri dari nasi, ayam, sayuran, buah, telur rebus, dan susu untuk ibu hamil, serta makanan kemasan untuk balita,” katanya.
Pembagian makanan dilakukan dua kali seminggu untuk makanan basah, tepatnya pada Senin dan Kamis, sementara makanan kering dibagikan pada hari Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu.
Kepala Kelurahan Tosaren, Joko Prayitno, S.E., mengapresiasi keterlibatan aktif TNI dan Polri dalam kegiatan ini.
“Peran serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas sangat membantu dalam menjaga ketertiban dan keamanan proses distribusi,” ujarnya.
Baca juga : Dinkes Kediri Ingatkan Santri Jaga Kebersihan Kamar Demi Kesehatan
Selly, salah satu warga penerima manfaat yang tengah hamil, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas program tersebut.
“Alhamdulillah, sangat membantu. Makanan yang diberikan bergizi dan lengkap. Semoga program ini terus berjalan,” katanya penuh harap.
Program MBG ini diharapkan menjadi upaya nyata dalam memperbaiki kualitas gizi masyarakat, menekan angka stunting, serta memperkuat sinergi antar lembaga dari pemerintah pusat hingga level kelurahan.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin





