Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita di Ngadiluwih Terima Program Makanan Bergizi Gratis

Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita di Ngadiluwih Terima Program Makanan Bergizi Gratis
Penyaluran makan bergizi gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita di Balai Desa Purwokerto Ngadiluwih Selasa siang (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah menyalurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih. Program ini menjadi upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui pemenuhan gizi harian.

Setiap hari, penerima manfaat memperoleh paket makanan lengkap yang disiapkan oleh Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) wilayah Ngadiluwih. Menu yang disajikan bervariasi, meliputi nasi, lauk, sayur, buah, serta susu, guna menjaga keseimbangan nutrisi sekaligus menghindari kejenuhan.

bayar PBB Kota Kediri

Makanan tersebut dikemas dalam wadah khusus untuk memastikan kualitas dan kebersihannya tetap terjaga. Asupan gizi ini dinilai penting, baik untuk kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin, kualitas air susu ibu (ASI), maupun pertumbuhan balita.

Kepala Desa Purwokerto Ngadiluwih, Agus Nur Ariful Anam, menjelaskan bahwa terdapat empat titik penyaluran MBG di wilayahnya, yakni di Desa Purwokerto, Dusun Sawahan, Dusun Selomanen, dan Dusun Purwoharjo.

Baca juga : Tolak “Uang Damai”, Eks Napi Kediri Tempuh Jalur Hukum, Alami Cacat Permanen Akibat Kekerasan Fisik Oleh Oknum

Setiap pos melayani jumlah penerima yang berbeda, berkisar antara 160 hingga 180 orang.

“Distribusi MBG dilakukan setiap hari sekitar pukul 10.00 WIB. Warga yang telah terdata datang langsung ke pos masing-masing untuk mengambil makanan. Kami juga memastikan kualitasnya tetap terjaga agar manfaatnya maksimal,” ujarnya.

Ia berharap program tersebut dapat berkontribusi dalam mencetak generasi yang sehat dan cerdas di masa mendatang. Dengan asupan gizi yang baik, ibu hamil diharapkan dapat menjaga kesehatan janin dan melahirkan bayi yang sehat.

Baca juga : Disbudparpora Kota Kediri Gelar Halalbihalal Musisi Kediri, Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan

Selain itu, ibu menyusui didorong untuk memberikan ASI secara optimal hingga anak berusia dua tahun, sementara balita penerima program diharapkan mengalami pertumbuhan dan perkembangan sesuai usia.***

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *