KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Semangat kebersamaan para pelaku seni musik di Kota Kediri kembali menguat dalam kegiatan Halalbihalal yang digelar di halaman Kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Senin (30/3/2026).
Agenda tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi Lebaran, tetapi juga dimaknai sebagai titik awal memperkuat ekosistem musik lokal yang lebih solid, inklusif, dan berkelanjutan.

Ketua panitia, Ipung Rimba Raya, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang temu bagi musisi lintas generasi dan genre untuk mempererat kebersamaan.
“Ini bukan sekadar kumpul, tetapi upaya menghadirkan ruang silaturahmi yang lebih bermakna dan memperkuat hubungan antar pelaku musik di Kediri,” ujarnya.
Beragam aliran musik turut meramaikan acara, mulai dari keroncong, band modern, hingga orkes dangdut. Sejumlah komunitas seperti Kediri All Star Band, ODGJ, dan AG Plus tampil menunjukkan keberagaman sekaligus potensi musik lokal.
Baca juga : Isu Kecanduan Medsos pada Anak Mengemuka dalam Sosialisasi DPRD Jatim di Kediri
Ipung menilai, keberadaan wadah kreatif yang berkelanjutan sangat penting agar para musisi memiliki ruang untuk berkarya dan berkembang lebih luas.
“Kami berharap ada ruang yang jelas bagi musisi untuk berproses. Dukungan konkret dari pemerintah menjadi kunci agar mereka bisa terus eksis,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan setelah sempat terhenti beberapa tahun. Tahun ini, sinergi dengan pemerintah mulai terlihat melalui dukungan fasilitas dari Disbudparpora.
“Ini langkah awal yang penting. Harapannya ke depan bisa terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang lebih besar,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Bambang Priambodo, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung perkembangan seni musik sebagai bagian dari penguatan program “Kediri City Tourism”.
“Kami ingin semua pelaku musik, baik klasik maupun modern, mendapatkan ruang. Ini bentuk kolaborasi untuk mendorong Kediri sebagai kota yang kreatif dan berbudaya,” jelasnya.
Ia juga mendorong musisi Kediri untuk tidak hanya berpuas diri di tingkat lokal, tetapi berani menembus pasar nasional hingga internasional.
“Potensi musisi Kediri sangat besar. Harus berani melangkah lebih jauh,” tegasnya.
Baca juga : Musisi Kediri Dyah Prasaja Gaungkan Identitas Daerah Lewat Lagu, Dorong Dukungan Nyata untuk Seniman Lokal
Selain itu, Bambang menekankan pentingnya regenerasi dalam dunia musik, di mana musisi senior dapat berperan sebagai pembimbing bagi generasi muda.
“Yang senior membina, yang muda berkembang. Pemerintah siap mendukung proses tersebut,” pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini ditutup dengan penampilan ODGJ Orkes Dangdut Gaya Jadul, menegaskan bahwa musik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu menyatukan dan menggerakkan masyarakat menuju Kota Kediri yang lebih maju dan berdaya tarik.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





