LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 14 lembaga pendidikan di Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang resmi meluncurkan program branding sekolah secara serentak pada Rabu (30/7).
Kegiatan dipusatkan di SDN Bakalanrayung dengan dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Forkopimcam serta tokoh masyarakat setempat.
Dengan mengusung tema “Menyemai Seruni, Memantulkan Prisma, Mewujudkan Sekolah Impian” program ini dirancang untuk memperkuat identitas, keunggulan, dan karakter masing-masing satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta.
Acara peluncuran berlangsung meriah, dimeriahkan oleh pertunjukan seni dari siswa seperti tari remo dan tari kekean.
Pengawas Sekolah Kecamatan Kudu, Hj. Siti Juwariyah menegaskan bahwa program branding bukan sekadar pelabelan, tetapi merupakan strategi menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah serta mempererat kolaborasi antar-lembaga pendidikan.
Polres Malang Gagalkan Peredaran 30 Gram Sabu, Pelaku Diciduk di Wagir
“Sebanyak 13 SD negeri dan 1 SD swasta terlibat. Harapannya, warga sekolah makin bangga dan punya identitas yang jelas terhadap sekolahnya masing-masing,” jelasnya.
Siti juga menjelaskan, tema “Seruni Memantulkan Prisma” merupakan hasil integrasi program unggulan tiap sekolah, mulai dari sekolah sehat, digitalisasi, lingkungan ramah anak, pelestarian nilai budaya, hingga penguatan pendidikan karakter berbasis Islam.
Kata PRISMA sendiri adalah akronim dari lima tahapan proses branding yaitu Pemetaan potensi, Rancang workshop, Identifikasi, Momentum launching, dan Aksi implementasi. Seluruh tahapan akan dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk menjamin keberlangsungan program.
Plh. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Abdul Majid, turut hadir dan memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai bahwa branding sekolah merupakan langkah penting untuk menjawab tantangan zaman.
“Anak-anak harus disiapkan secara jasmani, rohani, berkarakter, dan adaptif terhadap era digital. Guru dan sekolah perlu menjadi multi-talenta,” ujarnya.
Abdul Majid menambahkan bahwa peluncuran branding ini merupakan titik awal menuju sistem pendidikan yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan. (st2/ag)


