Jombang, LINGKARWILIS.COM –Perubahan cuaca yang ekstrem akhir-akhir ini tidak menyurutkan semangat petani bayam di Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. Stabilnya harga jual sayuran tersebut justru menjadi kabar baik bagi mereka.
Hal ini dirasakan Sutrisno, petani asal Dusun Caben, Desa Sumberteguh. Menurut Sutrisno, harga bayam di pasaran saat ini berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp33 ribu per kilogram.
“Kalau untuk kontrakan biasanya Rp30 ribu sampai Rp 31 ribu per kilo, tapi untuk lokal bisa tembus Rp33 ribu,” ujarnya, Selasa (02/09)
Meski begitu, Sutrisno tak menampik masih ada sejumlah hambatan dalam proses bercocok tanam. Hama, khususnya kupu-kupu, serta biaya perawatan tanaman yang tinggi menjadi tantangan utama. “Kalau tanam bayam kendalanya ya hama, terutama kupu-kupu. Selain itu, obat-obatan tanaman juga lumayan mahal,” jelasnya.
Bayam yang ia tanam membutuhkan waktu sekitar 85 hari untuk dipanen. Namun dengan metode bedengan, panen bisa lebih cepat, yakni sekitar 65 hari. Dari biaya produksi yang mencapai Rp11 juta, ia berharap hasil panen kali ini mampu menutupi pengeluaran.
Baca juga : Forkopimda Jombang Gelar Rakor, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah
“Kalau panen bisa sampai 9 kuintal dengan harga Rp33 ribu per kilo, insyaallah masih dapat keuntungan,” ungkapnya dengan senyum lega.
Sutrisno menuturkan, pilihannya menanam bayam juga dipengaruhi kondisi cuaca. Niatnya menanam tembakau dan jagung ia urungkan lantaran dianggap lebih berisiko gagal.
“Awalnya ingin tanam tembakau, tapi karena cuaca ekstrem dan hujan terus, saya batalkan. Jagung juga rawan hama ulat, jadi akhirnya pilih bayam,” katanya.
Ia bahkan harus merasakan kegagalan dua kali tanam akibat banjir, sebelum akhirnya berhasil pada percobaan ketiga.
“Yang pertama gagal karena banjir, tanam lagi kena banjir lagi. Baru kali ketiga ini bisa berhasil panen,” ujarnya.
Baca juga : Siswa se-Kabupaten Kediri Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa
Kini, dengan harga yang stabil, Sutrisno berharap kondisi pasar tetap berpihak pada petani.
“Mudah-mudahan harga bayam tetap bagus. Kalau bisa naik lagi, alhamdulillah semakin menguntungkan,” pungkasnya.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





