LINGKARWILIS.COM – Dalam dua hari terakhir, seluruh siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA, SMK/MA di Kabupaten Kediri menggelar doa bersama di sekolah masing-masing.
Kegiatan ini dilakukan secara bergelombang dengan tujuan mendoakan keselamatan bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Kediri.
Doa bersama tersebut menjadi wujud kepedulian siswa terhadap kondisi pasca peristiwa kerusuhan yang melanda gedung DPRD dan Pemkab Kediri pada Minggu (1/9) dini hari.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mohamad Muhsin, menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama menjadi bagian dari upaya menjaga kebersamaan di tengah situasi yang sedang diuji.
Remaja Hingga Anak-Anak Ikut Menjarah Sisa Puing Kebakaran Gedung DPRD Kota Kediri
“Kita ajak siswa berdoa bersama untuk kebaikan dan keselamatan bersama warga Kabupaten Kediri. Kita tahu kondisi gedung DPRD Kabupaten Kediri dan Pemkab Kediri hancur total dalam peristiwa kerusuhan tersebut,” katanya.
Selain doa bersama, Muhsin juga memberikan pesan penting kepada seluruh siswa. Ia mengimbau agar pelajar tidak keluar malam hingga di atas pukul 21.00.
“Karena petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP melakukan razia gabungan setiap malam. Karenanya diam di rumah akan lebih baik dan aman,” katanya.
Muhsin berharap para siswa tetap fokus belajar di rumah di bawah pengawasan orang tua, sambil terus mendoakan agar Kabupaten Kediri segera pulih dari situasi sulit ini.
Reporter: Bakti Wijaya
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





