Jombang, LINGKARWILIS.COM – Mengantisipasi dinamika nasional yang berpotensi menimbulkan keresahan publik, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jombang mengadakan rapat koordinasi di Pendopo Kabupaten, Minggu (31/8/2025) sore.
Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Jombang H. Warsubi bersama Wakil Bupati KH. Salmanudin Yazid, Sekdakab Agus Purnomo, pimpinan DPRD, Dandim 0814 Letkol Kav Dicky Prasojo, Kapolres AKBP Ardi Kurniawan, Dansatradar 222 Kabuh Letkol Lek Ridar Adi Juliatmoko, serta para kepala OPD dan camat se-Jombang.
Dalam arahannya, Bupati Warsubi menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi sesuai instruksi Kemendagri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia mendorong jajaran OPD hingga perangkat desa aktif membangun komunikasi sosial agar masyarakat tidak mudah terpengaruh isu simpang siur.
Baca juga : Persik Kediri Resmi Datangkan Gelandang Venezuela Williams Lugo
“Forkopimda harus memberi contoh. Jangan sampai ada ucapan atau candaan yang menyinggung publik. Fokuskan energi pada program yang menyentuh rakyat, seperti gerakan pangan murah, bantuan sosial, dan doa bersama di tiap wilayah,” tegas Warsubi dalam keterangan tertulis, Senin (1/9/2025).
Ia juga mengingatkan agar kegiatan seremonial berbiaya tinggi ditunda sementara waktu, serta meminta pejabat dan ASN menghindari gaya hidup glamor yang berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial.
Sementara itu, Dandim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap informasi menyesatkan. “Jangan biarkan ada bara kecil menyala di Jombang. Kita harus bersama-sama menjaga ketenangan,” ujarnya.
Baca juga : Wabup Kabupaten Kediri Prihatin Ruangannya Hangus, Sesalkan Pelaku Penjarahan dari Kalangan Pelajar
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menambahkan, aparat akan memastikan keamanan sekaligus membuka ruang aspirasi masyarakat. “Rasa aman adalah hak asasi. Tanpa itu, ekonomi terhambat, pendidikan terganggu, dan ibadah pun tidak khusyuk. Maka mari kita jaga bersama,” ungkapnya.
Rakor tersebut ditutup dengan penegasan agar para camat rutin melaporkan setiap potensi gangguan serta langkah antisipasi yang sudah dilakukan di wilayah masing-masing.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





