Kediri, LINGKARWILIS.COM – Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, tak kuasa menahan keprihatinannya saat melihat ruang kerjanya yang hangus terbakar usai aksi perusakan di kompleks Pemkab Kediri.
Dewi tampak berkali-kali menggelengkan kepala saat meninjau lokasi kerjanya, Senin (1/9/2025) siang, Matanya sembab menyaksikan meja kerja, ruang sekretariat pribadi, hingga koleksi kain wastra dan cendera mata kesayangannya musnah dilalap api.
“Kerusakan ini sangat parah, tidak ada yang tersisa,” ucap perempuan asal Desa Jambean, Kecamatan Kras, dengan nada lirih.
Lebih jauh, Dewi menyesalkan keterlibatan para pelajar, bahkan perempuan, dalam aksi penjarahan dan perusakan tersebut. Ia mengimbau orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anaknya, khususnya saat keluar malam.
Baca juga : Persik Kediri Pinjam Henhen Herdiana dari Persib Bandung untuk Perkuat Lini Belakang
“Kami prihatin karena sebagian pelaku adalah pelajar. Orang tua jangan ragu menegur jika pergaulan anak sudah melewati batas,” tegasnya.
Dewi juga mendukung langkah tegas kepolisian menindak pelaku sesuai prosedur hukum. Menurutnya, perusakan ini bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga mengganggu kerja aparatur sipil negara (ASN) yang kehilangan fasilitas penting untuk bekerja.
“Kami berharap ASN tetap semangat melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku sambil menunggu tahapan pembangunan kembali,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





