BPBD Kabupaten Blitar Siaga Hadapi Musim Kemarau, Distribusi Air Bersih Siap Dilakukan

BPBD Kabupaten Blitar Siaga Hadapi Musim Kemarau, Distribusi Air Bersih Siap Dilakukan
Sejumlah warga Desa Sumberkembar Kecamatan Binangun ketika mendapatkan abantuan air bersih musim kemarau tahun-tahun sebelumnya. (aziz)

Blitar, LINGKARWILIS.COM – Menjelang puncak musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mulai meningkatkan kesiapsiagaan, terutama untuk mengantisipasi potensi krisis air bersih di sejumlah wilayah yang selama ini rawan kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih. Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif agar bantuan dapat segera disalurkan ketika dibutuhkan.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Walaupun belum ada laporan kekeringan, kami sudah siaga. Jika ada permohonan dari masyarakat, distribusi air bersih akan langsung dilakukan,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

BPBD menyiapkan sedikitnya 60 rit distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau. Jumlah tersebut masih dapat ditambah menyesuaikan kondisi di lapangan dan tingkat kebutuhan warga.

Baca juga : Dinas Pendidikan Kota Blitar Targetkan Relokasi Tiga TK Negeri Rampung Agustus 2026

Untuk mendukung operasional tersebut, BPBD akan mengerahkan armada truk tangki yang dimiliki. Apabila kebutuhan air bersih meningkat, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memperkuat layanan distribusi.

Wahyudi menjelaskan, masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih dapat mengajukan permohonan melalui ketua RT setempat. Selanjutnya, usulan tersebut diteruskan ke pemerintah desa dan kecamatan sebelum disampaikan kepada BPBD untuk ditindaklanjuti.

Menurutnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar memang hampir setiap tahun mengalami kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau. Kawasan yang paling rentan berada di wilayah Blitar Selatan, seperti Kecamatan Wonotirto, Bakung, dan Panggungrejo, serta beberapa desa lainnya.

Baca juga : Bulan Suro, Harga Timun di Kediri Merosot hingga Rp1.000 per Kilogram

“Daerah-daerah tersebut memang menjadi langganan kekeringan ketika musim kemarau tiba sehingga biasanya membutuhkan bantuan distribusi air bersih dari pemerintah daerah,” jelasnya.

BPBD berharap kesiapan sejak dini ini dapat meminimalkan dampak kekeringan dan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *