Bendera NU dan Merah Putih Berdampingan, Jombang Bersiap Sambut Muktamar ke-35 dan HUT RI

Bendera NU dan Merah Putih Berdampingan, Jombang Bersiap Sambut Muktamar ke-35 dan HUT RI
Warga Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang kompak memasang bendera merah putih dan NU semarak Muktamar ke-35 di kota santri, Minggu (2/8/2026). (Taufiqur Rachman)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Nuansa menyambut Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 mulai terasa di Kabupaten Jombang. Bersamaan dengan persiapan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, warga Nahdliyin di Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo, mengibarkan bendera NU berdampingan dengan bendera Merah Putih.

Pemandangan tersebut terlihat di sepanjang jalan desa, tepatnya di depan rumah-rumah warga. Memasuki awal Agustus, masyarakat mulai memasang kedua bendera sebagai bentuk antusiasme menyambut dua momentum besar yang akan berlangsung dalam waktu berdekatan.

Semarak Muktamar NU juga terlihat dari keberadaan logo Nahdlatul Ulama yang dipasang pada gapura pintu masuk Desa Banjarsari. Hal tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa sebagian besar masyarakat di desa tersebut merupakan warga Nahdliyin.

Bagi warga setempat, NU tidak hanya dipandang sebagai organisasi keagamaan, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan sosial dan kemasyarakatan. Karena itu, penyambutan Muktamar NU dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Baca juga :Β Sambut Muktamar ke-35 NU, Pelukis Jombang Abadikan Para Muassis Lewat Kanvas

Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Bandarkedungmulyo yang juga Kepala Desa Banjarsari, H. Basarudin, mengatakan pemasangan bendera NU dan Merah Putih dilakukan untuk menyambut dua agenda penting tersebut secara bersamaan.

“Sebagai warga Nahdliyin, masyarakat berharap seluruh rangkaian Muktamar dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Basarudin kepada koranmemo.com, Minggu (2/8/2026).

Dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar NU tidak berhenti pada pemasangan atribut. MWC NU Bandarkedungmulyo juga telah menyiapkan sejumlah masjid di wilayahnya untuk digunakan sebagai tempat transit maupun penginapan bagi tamu dan peserta Muktamar yang datang dari berbagai daerah.

Basarudin berharap forum tertinggi NU tersebut nantinya dapat menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu mengayomi dan memberikan manfaat bagi seluruh warga Nahdliyin.

“Selain itu, kami berharap forum tertinggi organisasi tersebut mampu melahirkan kepemimpinan baru yang dapat mengayomi serta membawa manfaat bagi seluruh warga Nahdliyin,” tuturnya.

Muktamar NU ke-35 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang. Ribuan peserta, pengurus, dan warga Nahdliyin dari berbagai daerah diperkirakan akan datang ke Jombang untuk mengikuti agenda lima tahunan organisasi tersebut.***

Reporter: Taufiqur Rachman

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *