Jombang, LINGKARWILIS.COM – Kebakaran terjadi di gedung SMPN 2 Perak yang berada di Dusun Ngrandu, Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jumat (25/9/2026) malam.
Kobaran api menghanguskan bagian gedung sekolah dan berdampak pada dua ruangan, yakni perpustakaan serta ruang Bimbingan Konseling (BK). Tidak ada korban jiwa maupun laporan warga yang mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Kasi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang Syamsul Bahri mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar sekolah sekitar pukul 22.35 WIB. Saat itu, warga melihat titik api muncul dari bagian atap salah satu gedung sekolah.
“Warga melihat ada titik api yang muncul dari salah satu atap gedung sekolah. Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik,” ujar Syamsul Bahri kepada wartawan, Sabtu (26/9/2026) pagi.
Melihat kobaran api semakin membesar, sejumlah warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, upaya tersebut tidak mampu mengendalikan api yang terus membesar.
Baca juga : 30 Hektare Lahan Tebu di Sumobito Jombang Terbakar, Petugas Berjibaku Hampir 5 Jam
Warga kemudian menghubungi Call Center Damkar BPBD Jombang pada pukul 22.38 WIB untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
“Beberapa warga sempat mencoba memadamkan api, tetapi karena api semakin tidak terkendali, warga kemudian menghubungi Call Center Damkar Jombang pada pukul 22.38 WIB,” jelasnya.
Mendapat laporan tersebut, Pos Damkar Jombang segera mengerahkan satu unit fire pumper truck dan dua unit truk suplai ke lokasi kejadian.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman pada bagian gedung yang terbakar. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pembasahan guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Datang di lokasi tim damkar langsung memadamkan dua ruangan yang menjadi titik pusat api,” imbuh Syamsul.
Dua ruangan yang terdampak masing-masing memiliki luas sekitar 5×6 meter untuk perpustakaan dan 5×5 meter untuk ruang BK. Tingkat kerusakan mengakibatkan aktivitas di kedua ruangan tersebut terdampak.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Setelah api berhasil dipadamkan dan proses pembasahan selesai, petugas melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi lokasi aman. Tim kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke markas.
Dalam proses penanganan, personel Pos Damkar Jombang mendapat dukungan dari Pusdalops PB, Koramil Perak, Polres Jombang, PSC 119, karyawan sekolah, serta warga sekitar.
“Setelah dilakukan pemadaman dan pembasahan, api berhasil dipadamkan. Tim memastikan penanganan selesai sebelum kembali ke markas,” pungkas Syamsul Bahri.***
Reporter: Taufiqur Rachman
Ediotr : Hadiyin





