KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Isu pemindahan monumen lokomotif yang terletak di halaman depan Stasiun Kediri mencuat di tengah masyarakat. Namun, Kepala Stasiun Kediri Kota, Sifion Aris Wibowo, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pihak berwenang terkait wacana tersebut.
“Sejauh ini kami belum menerima informasi apa pun mengenai rencana pemindahan. Jika pun itu akan dilakukan, keputusan sepenuhnya berada di tangan PT KAI pusat dan Daop 7 Madiun,” ujar Sifion, Rabu (6/8/2025).
Wibowo menegaskan, tidak ada arahan ataupun surat pemberitahuan dari kantor wilayah operasional yang membawahi Stasiun Kediri.
“Jika ada kebijakan besar seperti pemindahan monumen, tentu akan ada pemberitahuan resmi dari atasan. Saat ini, kami hanya menjalankan operasional sesuai tugas di wilayah stasiun,” imbuhnya.
Baca juga : Semampir Jadi Titik Tanam Jagung Serentak di Kediri, Pondok Pesantren Didorong Jadi Motor Ketahanan Pangan
Untuk diketahui, monumen lokomotif tersebut dikenal luas sebagai penanda sejarah perkeretaapian di Kediri dan telah menjadi bagian dari identitas visual stasiun. Monumen tersebut didirikan pada 19 September 2024 oleh Didik Hartantyo selaku direktur utama PT Kereta Api Indonesia.
Di sisi lain, masyarakat dan pengguna jasa kereta api berharap monumen tetap dipertahankan di tempat semula. Selain sebagai elemen estetika, keberadaan lokomotif tua itu menyimpan nilai sejarah yang melekat dengan perkembangan transportasi di Kota Kediri.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin






