Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Mulai Alami Rasa Rindu Rumah, Didominasi Jenjang SMP

Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Mulai Alami Rasa Rindu Rumah, Didominasi Jenjang SMP
Ratusan murid SR saat mengikuti lomba tradisional menyambut HUT RI ke 80 (Suprapto)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Baru tiga pekan setelah diresmikan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf pada 4 Agustus 2025, sejumlah siswa Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo mulai merasakan homesick atau kerinduan pada keluarga dan lingkungan rumah.

Kepala SR, Devit Tri Candrawati, menyampaikan bahwa kerinduan para siswa tidak hanya ditujukan kepada orang tua, tetapi juga suasana rumah yang selama ini mereka tinggali.

bayar PBB Kota Kediri

“Sebagian anak ada yang rindu rumah, hanya sekadar ingin melihat rumahnya lagi,” ujarnya, Senin (18/8/2025).

Menurut Devit, kecenderungan ini paling banyak dialami oleh siswa tingkat SMP. Berbeda dengan siswa SD yang bisa dijenguk setiap sore, siswa SMP hanya mendapat kesempatan bertemu orang tua sekali dalam sepekan. Hal itu membuat sebagian dari mereka meminta wali asrama menghubungkan dengan orang tua melalui telepon atau video call.

Baca juga : Dua Pencuri Barang Elektronik, Sembako, dan Gas Melon Dibekuk Polisi di Kediri

“Kami pahami karena ini masih masa adaptasi. Kalau ada wali murid yang ingin menjenguk di luar jam kunjungan, bahkan malam hari, kami beri izin. Namun anak-anak tetap tidak diperbolehkan pulang,” terangnya.

Untuk mengurangi rasa rindu, pihak sekolah memberikan berbagai aktivitas harian, mulai dari kegiatan kelompok, pendekatan dengan guru dan wali asrama, hingga kegiatan luar ruang seperti lomba dalam rangka peringatan 17 Agustus.

“Anak-anak SD relatif lebih betah karena bisa dijenguk tiap sore. Bahkan kakak kelas mereka ikut membantu menjaga adik-adik kelasnya. Berbeda dengan jenjang SMP dan SMA yang lebih ketat aturan kunjungannya,” jelas Devit.

Baca juga : Sumber Air Cakarsi, Kota Kediri Dinormalisasi, Ini Tujuannya

Terkait izin pulang, Devit menegaskan bahwa para siswa hanya diperbolehkan mudik saat libur hari raya besar keagamaan. Sedangkan pada libur nasional biasa, mereka tetap diwajibkan tinggal di asrama, meskipun kunjungan orang tua bisa berlangsung lebih lama dari biasanya.

“Pulang hanya saat hari raya, kalau libur nasional tidak boleh pulang,” tandasnya.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4Dsitus toto